BogorOne.co.id | Kota Bogor – 55 atlet muda bola basket Kota Bogor lolos seleksi tahap awal menuju ajang Popwilda Jawa Barat 2026. Mereka terdiri dari 24 atlet putri dan 31 atlet putra yang terjaring dari proses seleksi ketat dalam dua hari terakhir.
Seleksi digelar di Galaxy Stars Arena, Tanahsareal, Kota Bogor, pada 9 April 2026. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai sekolah tingkat SMP dan SMA, serta klub dan non-klub di Kota Bogor.
Pada kategori putri, sebanyak 69 atlet mengikuti seleksi. Dari jumlah itu, panitia menyaring 30 atlet sebelum akhirnya menetapkan 24 pemain terbaik, dengan batas tahun kelahiran maksimal 2009. Sementara itu, dari 78 atlet putra yang mengikuti tahap awal, sebanyak 31 atlet dinyatakan lolos.
Ketua Tim Seleksi Popwilda Jabar 2026 dari Perbasi Kota Bogor, Prama Satya Madjid, mengatakan proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan melibatkan pelatih dari sejumlah klub lokal.
“Seleksi ini kami lakukan secara transparan dan sangat selektif karena menyangkut masa depan basket Kota Bogor,” kata Prama.
Ia menjelaskan, penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan individu, tetapi juga aspek permainan tim, termasuk pengambilan keputusan saat pertandingan.
Menurut Prama, seleksi tahun ini menghadirkan banyak wajah baru yang dinilai potensial untuk memperkuat regenerasi atlet basket di Kota Bogor.
“Kami menemukan banyak bibit baru yang bisa membawa perubahan bagi perkembangan basket di Kota Bogor,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor, Anas S. Rasmana, mengatakan seleksi ini merupakan bagian dari persiapan internal menghadapi Popwilda Jawa Barat 2026.
Dari 55 atlet yang lolos tahap awal, nantinya akan disaring kembali menjadi 24 atlet, masing-masing 12 putra dan 12 putri. Seleksi tahap kedua dijadwalkan akan dibahas lebih lanjut pada pekan depan.
Anas optimistis para atlet yang terjaring memiliki potensi untuk berprestasi, tidak hanya di cabang bola basket, tetapi juga di cabang olahraga lainnya dalam ajang Popda Jawa Barat mendatang.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post