BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku pembunuhan Arifianti (41), guru sekolah dasar asal Depok, Jawa Barat. Namun, hingga lebih dari delapan bulan setelah jasad korban ditemukan, polisi belum berhasil menangkap orang yang diduga terlibat dalam kematiannya.
Kapolsek Gunung Putri Kompol Hilal Adi Imawan mengatakan polisi masih menelusuri keberadaan terduga pelaku. Penyidik, kata dia, terus melakukan serangkaian penyelidikan untuk menemukan orang yang identitasnya telah diketahui tersebut.
“Pelaku sudah kita kantongi identitasnya. Saat ini kita masih melakukan serangkaian penyelidikan dan pencarian terkait keberadaan terduga pelaku,” kata Hilal, Jumat, 28 Agustus 2026.
Menurut Hilal, polisi juga meminta dukungan Polda Jawa Barat dan Bareskrim Polri untuk mempercepat pengungkapan kasus tersebut.
“Kami juga sudah melakukan koordinasi dan meminta back up ke Polda Jabar dan Bareskrim,” ujarnya.
Arifianti ditemukan meninggal di Jalan Desa Tlajungudik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 16 Februari 2025. Saat ditemukan, kedua tangan korban dalam kondisi terikat. Tubuhnya juga mengenakan jas hujan berwarna biru.
Sebelum ditemukan tewas, Arifianti sempat terlihat dibonceng seorang pria menggunakan sepeda motor. Polisi kemudian menduga perempuan tersebut menjadi korban pembunuhan.
Dugaan itu diperkuat oleh temuan sejumlah luka pada tubuh korban. Dalam penyelidikan, polisi kemudian mengarah kepada seseorang yang diketahui merupakan teman dekat Arifianti.
Namun, hingga Jumat, 28 Agustus 2026, keberadaan terduga pelaku belum diketahui. Polisi memastikan pencarian masih berlangsung dengan melibatkan jajaran Polda Jawa Barat dan Bareskrim Polri.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post