BogorOne.co.id | Kota Bogor – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor terus melakukan strategi dalam Penghimpunan dan Pengumpulan Zakat infak dan sedekah, salah satu sasarannya adalah di lembaga pendidikan, yakni jenjang SD dan SMP Negeri se Kota Bogor.
Kalo ini, Baznas melakukan sosialisasi dengan para kepala sekolah SD dan SMP negeri selama dua hari 15-16 November 2022. Kegiatan dilaksanakan di Aula Disdik Kota Bogor Jalan Pajajaran Kota Bogor.
Hadir dalam pembukaan kegiatan sosialisasi, Komisioner Baznas Kota Bogor Subhan Murtadla, Husen Asoleh dan A Romdoni. Sementara dari Disdik turut hadir Sekdis Dani Rahardian, Kabid Rudi serta dari lembaga keuangan Dirut Perumda Bank Pasar Ibrahim.
Komisioner Baznas Kota Bogor, Bidang Penghimpunan, Pengumpulan dan Hubungan Antar Lembaga, Subhan Murtadla mengatakan, bahwa disetiap sekolah kegiatan Infak dan sedekah para siswa sejauh ini sudah berjalan.
Namun kata dia, Baznas hadir untuk memberikan pemahaman kepada pihak sekolah, bahwa Penghimpunan dan Pengumpulan Zakat infak dan sedekah harus memiliki payung hukumnya, dengan dibentuknya, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) disetiap sekolah.
“Dengan UPZ ini punya kewenangan dalam menghimpun dan mengumpulkan Zakat infak dan sedekah, serta pendayagunaan dan pendistribusiannya,” kata Subhan, Selasa (15/11/22).
Dijelaskan Subhan, hal tersebut sesuai dengan Kepres RI No 8 Tahun 2001, UU no 23 Tahun 2011, PP No 1 4 Tahun 2014, Inpres RI No 3 Tahun 2014, Permen Agama no 3 Tahun 2016, PERBAZNAS no 2 Tahun 2016 dan Perwali No 118 Tahun 2020.
“Membiasakan berinfaq dan bersedekah pada siswa siswi disekolah, menjadi bagian pendidikan sejak dini, kepedulian terhadap sesama bagi anak didik,” ujarnya
Masih kata dia, bahwa kegiatan ini harus menjadi gerakan disekolah sekolah, sehingga siswa siswi menjadi gemar berinfak. Karena, berinfak merjadi salah satu implementasi amal ibadah seseorang terhadap Allah SWT dalam kehidupan keseharian.
“Amalan infak terkandung nilai-nilai keikhlasan dalam berbuat baik dan beramal saleh” tuturnya.
Selain itu lanjut dia, infak dan sedekah juga bernilai sosial, tolong menolong dan rela berkorban. Budaya berinfak disekolah, tentunya selaras dengan kurikulum pendidikan karakter dimana kegemaran berinfak ini akan menanamkan nilai-nilai spiritual dalam diri siswa.
Untuk itu kata dia, berinfaq dan kegemaran berinfaq harus ditumbuh kembangkan pada diri siswa siswi disekolah.
Subhan Murtadla menambahkan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan launching “Bogor Berzakat”. Kalau tidak ada kendala kegiatan Gerakan Bogor Berzakat akan dihelat pada bulan Desember 2022.
Dia juga mengatakan, dukungan Pemerintah daerah serta masyarakat kota Bogor, menjadi penting dalam mensuport Gerakan Bogor Berzakat ini.
“Semoga dengan langkah dan program kami akan memberikan kontribusi kepada masyarakat kota Bogor, dalam mengentaskan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat yang tidak mampu, dalam bidang pendidikan, kesehatan dan kemanusiaan lainnya, sehingga akan terbangun kepercayaan masyarakat, dengan kehadirannya Baznas ini,” tandasnya. (Fry)
























Discussion about this post