BogorOne.co.id | Megamendung – Memasuki bulan ke 2 tahun 2023, harga kebutuhan pokok mulai di keluhkan masyarakat terutama beras, minyak goreng dan telur. Di Ciawi Bogor harga beras kualitas sedang yang biasa di jual Rp.8,500 hingga Rp.9000 di pasar tradisional di Ciawi Bogor kini di jual Rp. 10.000 ribu per liternya.
Hal ini di keluhan bagi pemilik rumah makan seperti Yanti di Megamendung, dia mengaku berat jika harga kebutuhan pokok tidak stabil seperti saat ini.
“Beras biasa kita belanja yang Rp.8.500 per liter sekarang jadi Rp10 ribu, udah gitu item kurang bagus. Sama halnya telur harganya ga stabil kemaren Rp28.000 ribu perkilo sekarang Rp.30.000, jadi berubah terus kita bingung jualan nya berapa,” jelasnya
Disamping itu juga, selain beras jenis komoditas lain yang di keluhkan adalah ketersediaan minyak subsidi dengan merek dagang minyak yang semula di jual Rp. 14.000 ribu per liter kini di jual 16.000 per liternya.
Ia menjelaskan, harga minyak kita ada yang jual tapi jarang sekarang pakai ini minyak arwana Rp18.000 per liter kalau pakai yang bimoli harganya di atas itu ga sanggup.
“Kenaikan harga itupun berimbas dengan harga jual makanan dan porsi yang di berikan kepada konsumennya. Terlebih harga tabung gas 3 kilogram yang seharusnya di jua Rp.18.000 ribu per isi ulang kini di pasar di jual Rp.24 000,” keluhnya.
Menjawab hal itu, Kepala Dinas Ketahanan pangan Kabupaten Bogor Sigit Wibowo memastikan ketersediaan komoditas masih cukup untuk seluruh warga kabupaten Bogor.
“Kabupaten Bogor selain menjadi daerah penghasil beras dan komoditas lainnya juga menjadi daerah transit atau lintasan pertukaran komoditas kebutuhan pokok di Jabodetabek, jadi kalau stok kita pastikan tersedia. Mungkin faktor daya beli masyarakatnya yang kurang,” ucapnya.
Menurut Sigit, ada anggaran yang di keluarkan dari APBD Kabupaten Bogor, untuk menghadapi ancaman krisis pangan di Kabupaten Bogor pada 2023 ini.
“Akan tetapi bantuan yang di kucurkan di tujukan agar warga Kabupaten Bogor lebih mandiri mensikapi terjadinya inflasi dan perubahan harga yang sewaktu waktu dapat terjadi,” tandasnya. (Yud)
























Discussion about this post