BogorOne.co.id | Jakarta – Penyakit jantung atau kardiovaskular adalah penyebab kematian nomor satu di dunia. Berdasarkan Global Burden of Disease dan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME), penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 mencatat prevalensi penyakit jantung yang tinggi yakni sebesar 1,5 persen. Ahli jantung, Elizabeth Klodas mengatakan ada sejumlah makanan yang wajib dihindari untuk menjaga kesehatan jantung.
Menurut Klodas, Meskipun susu skim mengandung rendah lemak jenuh bila dibandingkan dengan susu murni, Klodas merekomendasikan untuk menggantinya dan mencoba susu alternatif lainnya.
Alih-alih susu dari produk hewani, Klodas menyarankan untuk mengonsumsi susu dari produk nabati, seperti almond, kacang mete, atau kacang kedelai yang memiliki lebih banyak lemak tak jenuh.
Namun, jika khawatir tidak mendapatkan asupan kalsium yang cukup, dapat menambahkan brokoli, kangkung, jeruk, kacang-kacangan, edamame, buah ara dan makanan kaya kalsium lainnya ke dalam asupan makanan.
Klodas juga mengatakan bahwa, meskipun lebih rendah gula, soda diet belum tentu sehat. Bagaimanapun, soda diet tetap mengandung pemanis buatan yang tidak aman untuk kesehatan.
Sebagai gantinya, seseorang mengonsumsi air putih atau teh. Sebab, teh mengandung banyak senyawa yang menyehatkan jantung dan dapat membantu melawan peradangan dan kerusakan sel.
“Anda bisa memilih teh hitam yang terbukti membantu menurunkan risiko serangan jantung dan stroke,” ucap Klodas.
Menurut Klodas, roti dan makanan yang dipanggang adalah penyumbang terbesar natrium dalam makanan kita. Satu roti bagel polos mengandung sepertiga asupan natrium harian.
Sebagai alternatif, bisa memilih roti yang mengandung biji-bijian utuh dan yang mengandung minimal tiga gram serat per 100 kalori.
Jika perlu mengoleskan sesuatu yang lembut dan lezat pada roti, Anda sebaiknya memastikan bahan-bahan yang terkandung di dalam margarin.
“Banyak margarin masih mengandung minyak sawit yang dapat meningkatkan kolesterol Anda,” tulis Klodas.
“Margarin yang terbuat dari minyak zaitun adalah pilihan yang lebih baik. Minyak zaitun hanya mengandung sedikit lemak jenuh dan tidak mengandung lemak trans,” lanjutnya
Selain menghindari makanan dan minuman di atas, juga bisa mengonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin C, vitamin E, folat, kalium, kalsium dan serat, seperti sayuran hijau untuk membantu fungsi jantung normal kembali.
Selain itu, bisa juga mengonsumsi kentang, ikan salmon, oatmeal, hingga tomat untuk menjaga kesehatan jantung dan menghindari risiko penyakit jantung.(Ir-v)























Discussion about this post