BogorOne.co.id | Alabama – Bagi sebagian orang mendengar cerita horor menjadi hal yang menegangkan sekaligus membuat rasa penasaran dan menjadi magnet tersendiri, cerita horor selalu dihubungkan dengan suatu tempat yang dianggap angker oleh masyarakat.
Kisah menyeramkan dan telah dipercaya masyarakat juga dikenal dengan istilah urban legend. Berisi cerita yang biasanya berkaitan dengan misteri, horror dan ketakutan
Selain di Indonesia ternyata di berbagai belahan dunia juga memiliki cerita mistis tersendiri yang membuat bulu kuduk berdiri dan tengkuk bergidik.
Lima tahun setelah Perang Saudara, Birmingham Alabama didirikan. Tepatnya pada tahun 1871 dan bersamaan dengan itu, dibutuhkan berton-ton pig iron untuk memperbaiki infrastruktur Amerika yang runtuh.
Untuk memenuhi permintaan tersebut, Kolonel James Withers Sloss memulai pembangunan Tungku Sloss.
Kondisi kian memburuk pada awal 1900-an setelah seorang mandor yang kejam, James “Slag” Wormwood, mengambil pekerjaan di Sloss.
Menurut Reader’s Digest, Wormwood sering mengambil risiko berbahaya untuk cepat meningkatkan produksi. Bahkan, si Mandor tidak segan-segan menyuruh buruh yang sedang beristirahat di barak untuk kembali bekerja, kapanpun dia mau.
Akibatnya, hampir 50 karyawan meninggal di tempat dan banyak juga yang terlibat dalam kecelakaan mengerikan selama masa jabatannya.
Diduga, sebagai pembalasan, para pekerjanya melemparkannya ke dalam tungku pada tahun 1906. Sejak kecelakaan fatal ini, tidak ada lagi shift malam di pabrik tersebut.
Apalagi setelah dilaporkan bahwa banyak terjadi kecelakaan dan kejadian aneh, yang menyebabkan produksi menjadi menurun.
Pabrik ini akhirnya ditutup pada tahun 1971 karena produksi yang semakin berkurang dan semakin banyaknya laporan kejadian aneh yang diyakini ulah dari hantu Wormwood. (Ir-v)
























Discussion about this post