BogorOne.co.id | Kota Bogor – Selain membantu evakuasi korban, jajaran kepolisian di Polresta Bogor Kota juga menerjunkan personil trauma healing untuk menghibur anak-anak korban bencana pengungsian.
Dikonfirmasi, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, trauma healing yang diberikan petugas kepada anak-anak korban bencana dapat membangkitkan kembali keceriaan para korban terutama anak-anak.
Dijelaskan Kapolresta, langkah tersebut tujuannya agar anak-anak korban longsor menjadi terhibur serta menghilangkan trauma kejadian bencana longsor yang menimpa tempat tinggal mereka.
“Kami ajak mereka melakukan kegiatan yang sifatnya menghibur, seperti bermain dan bernyanyi bersama-sama,” kata Bismo, Kamis 16 Maret 2023
Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meringankan beban yang yang menimpa warga di lokasi bencana. Bismo mengatakan, pihaknya juga memberikan bingkisan dan hadiah hiburan untuk menyemarakan suasana.
“Kegiatan lainnya, kami juga lakukan pemeriksaan kesehatan korban yang ada di lokasi penampungan dengan melibatkan Sie Dokkes Polresta Bogor Kota,” imbuhnya.
Dia juga mengatakan, bahwa jumlah data korban di Posko Pengungsian Korban Bencana Longsor saat ini terdiri dari 81 jiwa dari 19 kepala keluarga.
Jumlah jiwa korban antara lain 34 laki-laki dewasa, perempuan 25 orang, 10 balita, 9 pelajar SD, 1 orang pelajar SMP, serta 2 orang pelajar SMA. Sisanya 2 orang tidak sekolah.
Seperti diketahui para petugas gabungan masih berjibaku untuk mengevakuasi 4 orang warga yang masih tertimbun material longsor.
Pencarian korban kesulitan karena tebal material yang mencapai kurang lebih 4 meter dan lokasi yang tidak bisa diakses alat berat sehingga menjadi kendala utama untuk menemukan para korban dengan mudah. (*)
























Discussion about this post