BogorOne.co.id | Bogor – Sebagai manusia biasa, perasaan kita seringkali mudah sekali berubah. Terkadang, merasa begitu senang, gembira, tenang atau bahkan marah.
Bahkan tak jarang, rasa cemas, khawatir, takut dan juga depresi mendominasi hati manusia, ini akan membuat seseorang merasa gelisah dan tidak nyaman.
Rasa ketakutan dan kekhawatiran ini bisa disebabkan oleh apa saja. Bisa jadi karena pekerjaan yang belum selesai, masalah rumah tangga hingga potensi masalah lain yang belum terjadi namun membuat kita takut dan khawatir.
Perasaan cemas, takut bahkan depresi yang hampir semua orang pernah rasakan tentu bukan perasaan yang menyenangkan. Seringkalinperasaan tersebut mengganggu tapi manusia tidak dapat lepas dari perasaan tersebut.
Untuk itu, menghadapi tantangan mental seperti kecemasan atau depresi, cukup berharap kedamaian dari Allah SWT dan membaca doa untuk menghilangkan kecemasan dan ketakutan yang berlebihan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Al-Fath: 4.
“Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allah-lah bala tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui, Maha bijaksana.”
Oleh karena itu, dianjurkan untuk tidak terbawa perasaan cemas atau bahkan takut karena ajaran Islam telah mengajarkan kepada bahwa kita dapat membawa ketenangan pikiran melalui shalat serta doa untuk menenangkan hati dan mengurangi kecemasan.
Namun, ingatlah bahwa doa penenteram hati ini adalah bentuk permohonan kepada Allah subhanahu wa ta’ala, sehingga harus disertai dengan ketabahan dan kesabaran.
Berikut ini adalah doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad, Sallallahu alaihi wa Sallam yang dapat dibaca oleh umat Islam untuk mengurangi kecemasan, depresi dan juga perasaan tidak nyaman lainnya.
Rabbish rahli sadri. Wayassirli amri. Wahlul uqdatam millisani. Yafqahu qauli.
Artinya: Wahai Tuhanku, lapangkanlah bagiku dadaku, dan mudahkanlah bagiku urusanku, dan lancarkanlah lidahku supaya mereka faham ucapanku.(Ir-v)























Discussion about this post