BogorOne.co.id | Jakarta – Apakah perkataan kotor di siang hari bulan Ramadhan dapat membatalkan puasa? Hal ini terkadang jadi pertanyaan ketika perkataan itu keluar begitu saja.
Nabi bersabda, “Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta, selalu mengerjakannya dan tidak meninggalkan kebodohan, maka Allah tidak akan memberikan pahala atas puasanya.” (HR. Al-Bukhari), melansir inifikih.
Dari sini jelaslah bahwa orang yang berpuasa hendaknya menjauhi hal-hal yang memang diharamkan, baik dalam bentuk perkataan maupun perbuatan.
Diharuskan tidak mencela manusia, tidak berdusta, tidak mengadu domba, tidak menjual barang haram dan menjauhi semua perbuatan haram lainnya.
Jika manusia mengerjakan semua yang diperintahkan dan menjauhi apa-apa yang dilarang selama sebulan penuh, maka jiwanya akan lurus pada bulan-bulan berikutnya, InsyaAllah.
Sayangnya banyak orang yang berpuasa, tetapi tidak membedakan antara hari puasa dengan hari di luar ramadhan, sehingga mereka tetap melakukan kebiasaan yang biasanya mereka lakukan, seperti berkata kotor, berdusta, mencela dan sebagainya, tanpa merasakan bahwa dirinya sedang menjalankan ibadah puasa.
Memang semua perbuatan tercela itu tidak semuanya secara otomatis membatalkan puasa, tetapi bisa saja mengurangi pahalanya dan bahkan kemungkinan pahalanya tidak ada. (Ir-v)























Discussion about this post