BogorOne.co.id | Bogor – Manfaat genjer untuk kesehatan cukup beragam karena kandungan nutrisinya, meski tidak sepopuler kangkung atau bayam tapi daun genjer tak kalah lezat karena memiliki cita rasa yang khas.
Tumbuhan genjer adalah sejenis tanaman yang hidupnya di tanah berair, seperti rawa, empang atau perairan sawah, terdiri dari daun terlapisi lilin, batang yang berongga serta bunga.
Sayuran ini berpotensi dapat mengganti sel tubuh yang rusak, mengendalikan tekanan darah, memperkuat kesehatan tulang, hingga mengurangi risiko penyakit jantung.
Tanaman genjer kaya akan protein, lemak, karbohidrat, serat dan mineral yang nilainya bahkan cukup tinggi jika dibandingkan sawi hijau dan bayam.
Bunga dan daun genjer juga mengandung senyawa bioaktif kardenolin, flavonoid dan polifenol menyehatkan, genjer bahkan juga mengandung sembilan jenis asam amino esensial dan delapan jenis asam amino nonesensial.
Berbagai nutrisi terkandung di dalamnya, tak heran jika ada banyak manfaat genjer untuk kesehatan dan menjadi sumber energi yang cocok dikonsumsi sebelum beraktivitas.
Vitamin C daun genjer dapat mendorong produksi kolagen yang berperan penting dalam membangun dan mendukung banyak jaringan ikat, seperti rambut, kulit, dan kuku.
Kandungan karoten genjer berperan sebagai antioksidan sehingga bisa melindungi tubuh dari radikal bebas dan Kalium dalam genjer berguna menjaga tekanan darah dengan menetralisir kelebihan natrium dari tubuh.
Kalsium yang terkandung dapat memperkuat tulang, mengurangi risiko osteoporosis dan membantu menghilangkan rasa ngilu pada persendian serta karotennya melindungi sel-sel sehat di mata dapat mencegah berbagai penyakit mata.
Kandungan seratnya dianggap berpotensi dalam mencegah kanker usus karena dapat melancarkan pencernaan dan kandungan polifenol berperan sebagai antioksidan yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.
Zat besi yang terkandung dapat melakukan pembentukan sel darah merah yang cukup sehingga menghindarkan gejala anemia, berpotensi menghambat dan melemahkan bakteri penyebab penyakit infeksi, seperti infeksi kulit, demam scarlet dan pneumonia.(Ir-v)
























Discussion about this post