BogorOne.co.id | Kota Bogor – Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menegaskan, bahw pasca kebakaran pelayanan di Rumah Sakit (RS) Salak harus tetap berjalan dan tidak boleh terganggu.
Hal itu diungkapkan orang nomor satu di kota hujan usai meninjau Rumah Sakit Salak Bogor pasca kebakaran, Sabtu 08 April 2023.
Dalam peninjaunnya, Bima menegaskan, Pemkot Bogor melalui Dinas Kesehatannya siap melakukan suplai penuh terhadap obat-obatan yang ikut hangus terbakar pada kejadian tersebut.
“Ada dua hal yang menjadi atensi bersama. Pertama adalah fungsi pelayanan tidak boleh terganggu. Pemerintah Kota membackup penuh untuk suplai obat-obatan,” ungkapnya.
Bima menambahkan, apabila ada keperluan pasien yang dipindahkan sementara waktu, dirinya siap berkoordinasi secara intens dengan RS Salak.
“Kami siap Dinkes berkoordinasi secara intens dengan Rumah Sakit Salak,” ucapnya.
Sementara, Kepala Rumah Sakit Tingkat lll Salak Bogor, Letkol Ckm dr. Nanik Prasetyoningsih mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Ia juga menambahkan semua fasilitas layanan kesehatan di RS Salak dipastikan aman dan tidak terdampak kebakaran.
Menurut dia, RS bersebelahan (Ruang Arsip dan Farmasi Denkesyah) sehingga ada bagian rumah sakit, ruang farmasi yang terdampak.
Namun kata dia, tidak ada ruang perawatan, tidak ada pasien yang dirawat di ruangan itu, saat ini semua pasien aman, korban nihil, sehingga semua akaes pelayanan rumah sakit dapat terlaksana dengan baik.
“Ruang pasien dan yang menjadi lokasi kebakaran beda sisi bangunan. Sehingga semua aman, ruang IGD aman, ruang operasi aman, ruang perawatan aman, ruang ibu dan anak aman,” tandasnya.
Seperti diketahui, kebakaran hebat melanda gedung Denkesyah Rumah Sakit Salak Kota Bogor, Jumat 7 April 2023 sekitar pukul 13.15 WIB.
Saat kejadian, sempat terdengar beberapa kali ledakan. Suara ledakan yang berasal dari dalam gedung instalasi farmasi. Api berhasil dipadamkan oleh petugas yang berjibaku sekitar pukul 15.00 WIB.
Dalam penanganan insiden itu, 14 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Delapan unit armada dari Damkar Kota Bogor dan enam unit bantuan dari Damkar Kabupaten Bogor. (Fry)
























Discussion about this post