BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sesumbar akan mengelola program Buy The Service (BTS) Biskita Trans Pakuan pada 2025 mendatang. Termasuk mengcover kebutuhan subsidi sebesar Rp56 miliar per tahun.
Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari mengatakan bahwa Pemkot Bogor sedang bersiap mengambil alih pengelolaan Biskita.
“Kami akan siap-siap untuk mengambil alih subsidinya. Sekarang kita masih komunikasi dengan BPTJ mengenai kondisi lapangan hingga keberlangsungan Biskita,” ujarnya.
Menurut Hery, yang pertama akan diserahkan pengelolaannya kepada Pemkot Bogor adalah halte. “Yang pasti kita akan berproses dengan DPRD soal hal ini,” ucap Hery.
Hery mengaku nilai anggaran untuk pengelolaan Biskita sudah dihitung. Namun masih perlu dilakukan perhitungan ulang mengingat banyak faktor yang masih perlu dipertimbangkan.
“Secara pagu awalnya sudah dihitung. Tetapi nanti angkanya ya, karena saya tidak mau mendahului prosesnya dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,” ujarnya.
Dijelaskan Hery mengatakan, untuk mengelola 46 armada Biskita Pemkot Bogor harus mengeluarkan APBD sebesar Rp 56miliar.
Rencana pengalihan pengelolan Biskita dari Kemenhub ke Pemkot Bogor bakal dimulai di 2025.
Keputusan tersebut mengikuti permintaan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang ingin pelaksanaan BTS Biskita tidak lagi dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melainkan melalui APBD. (Rdt)
























Discussion about this post