• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Kamis, April 30, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Lima Tahun Program IUWASH PLUS Hadir di Kota Bogor

Redaksi by Redaksi
21 Mei 2021
in BOGOR RAYA, NASIONAL, PEMERINTAHAN
0
Lima Tahun Program IUWASH PLUS Hadir di Kota Bogor
58
SHARES
58
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Sungai Ciliwung dan Cisadane sesungguhnya merupakan anugerah bagi warga Kota Bogor. Keduanya bisa menjadi salah satu sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Sayangnya, masih ada sebagian masyarakat yang tinggal di bantaran sungai tersebut yang mencemarinya. Pencemaran ini jelas menjadi ancaman bagi ketersediaan bahan baku air bersih saat ini dan di masa mendatang.

Dalam rangka mengubah sikap perilaku yang merugikan itulah, USAID Indonesia menyelenggarakan program Urban Water Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan Untuk Semua (IUWASH PLUS) di Kota Bogor. Sudah 5 tahun USAID IUWASH PLUS memberi dukungan dalam bentuk “software” atau non infrastruktur kepada Pemerintah Kota Bogor.

“Kami melakukan pendampingan di sektor layanan air bersih, layanan sanitasi yang aman dan perilaku hidup bersih dan sehat,” jelas Wouter Sahanaya, Regional Manager dan Tim IUWASH PLUS Jawa Barat, DKI Jakarta dan Kabupaten Tangerang. Juga memfasilitasi Pemerintah Kota Bogor dalam pembentukan kebijakan-kebijakan terkait sanitasi, air dan pengarusutamaan gender dalam setiap kegiatan dan pembentukan perjanjian kerjasama lintas regional di bidang konservasi air. Di sektor layanan air bersih, program ini antara lain membantu PDAM Tirta Pakuan memasang 3 alat sensor pengukur tekanan air di jaringan pipa.

BERITA LAINNYA

Cibogor

Stunting di Cibogor Turun, Tapi Krisis Sanitasi Masih Mengancam

29 April 2026
IPB

IPB-Unpak Disentil Lurah, Sinergi dengan Warga Dinilai Lemah

29 April 2026
pencurian kendaraan bermotor

Modus Tersenggol, Dua Pria Gasak Motor Bocah di Rumpin Bogor

29 April 2026
Perwali

Pemkot Bogor Siapkan Perwali Baru, Fokus Cegah Angkot Tua Beroperasi di Jalan

29 April 2026

Jadi pencemaran Ciliwung akibat limbah cair, hanyalah salah satu isyu yang ditangani di sektor sanitasi pada program ini. Penanganan sektor sanitasi, diarahkan untuk mengubah sikap perilaku masyarakat untuk tidak lagi menjadikan sungai sebagai ‘septic tank besar’ atau ‘kakus mengalir’. Menurut Wouter, sebagian masyarakat di lima kelurahan memang masih mencemari Ciliwung. “Mereka berkontribusi besar dalam pencemaran sungai Ciliwung dengan perilaku buang air sembarangan (BABs) secara tertutup,”katanya.

Dengan maksud mengubah perilaku masyarakat itulah, tim bekerjasama dengan Dinas PUPR Kota Bogor melakukan pendekatan ke masyarakat dengan membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi Partisipatif di 5 kelurahan. Tim melakukan pendampingan kepada masyarakat untuk memetakan kebutuhan dan membuat rencana kerja masyarakat terkait sanitasi dan pola hidup bersih. “Hasil semua itu disampaikan kepada para pemangku kepentingan untuk mendapat dukungan anggaran dari pemerintah, swasta atau lembaga keuangan mikro dan pengusaha sanitasi,” lanjut Wouter.

Menjelang berakhirnya program IUWASH PLUS di Kota Bogor pada Oktober mendatang, tercatat adanya perbaikan sektor pengelolaan sanitasi yang membantu mengurangi tekanan pencemaran pada Ciliwung. Di Kelurahan Tanah Sareal dan Kelurahan Babakan Pasar telah terbangun masing-masing 30 septic tank individu. Sedangkan di Kelurahan Sempur jumlahnya mencapai 125 unit. Semuanya dibangun dari APBD Kota Bogor. “Khusus di Kelurahan Sempur, 8 rumah tangga mendapat kredit ringan dari lembaga keuangan mikro BAIK, untuk membangun septic tank individu,” tambah Wouter.

Catatan lain diperoleh dari monitoring yang dilakukan terhadap 4.762 KK di 5 kelurahan yang tergolong sebagai zona hotspot atau wilayah perkotaan yang padat penduduk. Pada cacatan itu diketahui, masih ada 21 rumah tangga yang melakukan BABs terbuka dan 1.993 rumah tangga melakukan BAB sembarangan secara tertutup. Artinya mereka masih mengalirkan kotoran tinja ke saluran air atau sungai.

Selain itu terdapat 10 rumah tangga numpang akses sanitasi belum layak dan 1987 memiliki akses ke sanitasi belum layak. Berikutnya tercatat 2 rumah tangga numpang akses ke sanitasi layak dan 592 rumah tangga mengakases sanitasi layak, seperti memiliki septic tank sendiri, septic tank komunal ataupun yang dikelola IPAL. Sedangkan mereka yang sudah memiliki akses sanitasi aman, jumlahnya baru mencapai 187 rumah tangga.

Pengelolaan sanitasi limbah dimestik (penyaluran tinja) yang aman dan kedap memang tidak hanya penting bagi masyarakat yang tinggal di tepian sungai. Melainkan juga perlu menjadi perhatian masyarakat yang tinggal di lokasi lain seperti di perumahan. Setiap rumah idealnya telah menggunakan jenis septic tank yang aman, kedap untuk menjaga kelestarian dan mutu air tanah yang dikonsumsi. Limbahnya disedot secara berkala 2 sampai 3 tahun sekali oleh UPTD Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).

Terkait dengan itu Pemerintah Kota Bogor telah membangun IPAL komunal. Dalam hal ini maka IUWASH PLUS membantu pengelolaan dan perawatan IPAL. Saat ini tercatat ada 2.802 rumah tangga yang mendapat manfaat penyambungan ke IPAL. Termasuk diantaranya adalah 739 rumah tangga yang semula BABs, kini mempunyai sanitasi yang layak.

Langkah lanjut yang dilakukan IUWASH PLUS adalah melakukan sosialisasi tentang Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT). Saat ini tercatat relatif sudah banyak rumah mengakses LLTT, termasuk 1093 rumah tangga yang mengakses IPAL. Dalam waktu dekat IUWASH PLUS akan me-launching Layanan Lumpur Tinja Terjadwal. Sebab menurut Wouter, sudah waktunya program LLTT dilaksanakan di Kota Bogor. “Semua perangkat pendukung sudah ada seperti armada sedot yang memadai, SDM yang handal, pengaturan SPALD dan Management Information System yang baik untuk melaksanakan LLTT,” jelasnya.

Diharapkan paska launching nanti, semakin banyak masyarakat Kota Bogor yang mendaftar untuk memperoleh LLTT. Semakin banyak rumah yang memiliki septic tank aman dan kedap serta terjadwal penyedotan lumpur tinjanya, berarti semakin luas lahan yang air tanahnya lestari dan tidak tercemar. Kondisi itu bermanfaat bagi ketersediaan bahan baku air bersih di masa depan, yang akan dibutuhkan dan dinikmati oleh anak dan cucu kita semua. (Advertorial)

Tags: Iuwash plusKebutuhan Air bersihKota BogorPemkot Bogor

Related Posts

Cibogor
BOGOR RAYA

Stunting di Cibogor Turun, Tapi Krisis Sanitasi Masih Mengancam

29 April 2026
IPB
BOGOR RAYA

IPB-Unpak Disentil Lurah, Sinergi dengan Warga Dinilai Lemah

29 April 2026
pencurian kendaraan bermotor
BOGOR RAYA

Modus Tersenggol, Dua Pria Gasak Motor Bocah di Rumpin Bogor

29 April 2026
Perwali
BOGOR RAYA

Pemkot Bogor Siapkan Perwali Baru, Fokus Cegah Angkot Tua Beroperasi di Jalan

29 April 2026
Langkah Tegas Camat Bogor Tengah Tertibkan PKL: Pasang Plang hingga Siapkan Relokasi
BOGOR RAYA

Langkah Tegas Camat Bogor Tengah Tertibkan PKL: Pasang Plang hingga Siapkan Relokasi

29 April 2026
Miliki ISO 37001, Inspektorat Kota Bogor Jadi Pionir Sistem Anti Penyuapan di Indonesia
BOGOR RAYA

Miliki ISO 37001, Inspektorat Kota Bogor Jadi Pionir Sistem Anti Penyuapan di Indonesia

29 April 2026
Next Post
Air Sering Mati, Pelanggan Tirta Pakuan Nuntut Kompensasi Kerugian

Air Sering Mati, Pelanggan Tirta Pakuan Nuntut Kompensasi Kerugian

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

Geng Motor Berulah di BNR, Driver Ojol Jadi Korban

Geng Motor Berulah di BNR, Driver Ojol Jadi Korban

25 Oktober 2021
DPRD Apresiasi Pemkab Bogor Yang Tambah 55 Kendaraan Operasional Dishub Untuk Tingkatkan Pelayanan

DPRD Apresiasi Pemkab Bogor Yang Tambah 55 Kendaraan Operasional Dishub Untuk Tingkatkan Pelayanan

23 April 2025
Inalilahi! Sosok Mayat Bayi, Ditemukan Pemulung di Sungai Cisadane

Inalilahi! Sosok Mayat Bayi, Ditemukan Pemulung di Sungai Cisadane

24 Mei 2022
Kerja Nyata Paslon Rudy Susmanto – Jaro Ade Atasi Sampah di Kecamatan Kemang 

Kerja Nyata Paslon Rudy Susmanto – Jaro Ade Atasi Sampah di Kecamatan Kemang 

15 Oktober 2024

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In