• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Januari 17, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Lima Tahun Program IUWASH PLUS Hadir di Kota Bogor

Redaksi by Redaksi
21 Mei 2021
in BOGOR RAYA, NASIONAL, PEMERINTAHAN
0
Lima Tahun Program IUWASH PLUS Hadir di Kota Bogor
55
SHARES
55
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Sungai Ciliwung dan Cisadane sesungguhnya merupakan anugerah bagi warga Kota Bogor. Keduanya bisa menjadi salah satu sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Sayangnya, masih ada sebagian masyarakat yang tinggal di bantaran sungai tersebut yang mencemarinya. Pencemaran ini jelas menjadi ancaman bagi ketersediaan bahan baku air bersih saat ini dan di masa mendatang.

Dalam rangka mengubah sikap perilaku yang merugikan itulah, USAID Indonesia menyelenggarakan program Urban Water Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan Untuk Semua (IUWASH PLUS) di Kota Bogor. Sudah 5 tahun USAID IUWASH PLUS memberi dukungan dalam bentuk “software” atau non infrastruktur kepada Pemerintah Kota Bogor.

“Kami melakukan pendampingan di sektor layanan air bersih, layanan sanitasi yang aman dan perilaku hidup bersih dan sehat,” jelas Wouter Sahanaya, Regional Manager dan Tim IUWASH PLUS Jawa Barat, DKI Jakarta dan Kabupaten Tangerang. Juga memfasilitasi Pemerintah Kota Bogor dalam pembentukan kebijakan-kebijakan terkait sanitasi, air dan pengarusutamaan gender dalam setiap kegiatan dan pembentukan perjanjian kerjasama lintas regional di bidang konservasi air. Di sektor layanan air bersih, program ini antara lain membantu PDAM Tirta Pakuan memasang 3 alat sensor pengukur tekanan air di jaringan pipa.

BERITA LAINNYA

rusa

Rusa Lepas Berkeliaran di Bogor, Damkar Turun Tangan

17 Januari 2026
pengendara motor tewas

Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Citeureup Bogor

17 Januari 2026
Bendung Katulampa

Debit Air Bendung Katulampa Normal di Tengah Hujan Gerimis Bogor

17 Januari 2026
puncak

Sistem Satu Arah Disetop, Kemacetan di Puncak Meluas

17 Januari 2026

Jadi pencemaran Ciliwung akibat limbah cair, hanyalah salah satu isyu yang ditangani di sektor sanitasi pada program ini. Penanganan sektor sanitasi, diarahkan untuk mengubah sikap perilaku masyarakat untuk tidak lagi menjadikan sungai sebagai ‘septic tank besar’ atau ‘kakus mengalir’. Menurut Wouter, sebagian masyarakat di lima kelurahan memang masih mencemari Ciliwung. “Mereka berkontribusi besar dalam pencemaran sungai Ciliwung dengan perilaku buang air sembarangan (BABs) secara tertutup,”katanya.

Dengan maksud mengubah perilaku masyarakat itulah, tim bekerjasama dengan Dinas PUPR Kota Bogor melakukan pendekatan ke masyarakat dengan membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi Partisipatif di 5 kelurahan. Tim melakukan pendampingan kepada masyarakat untuk memetakan kebutuhan dan membuat rencana kerja masyarakat terkait sanitasi dan pola hidup bersih. “Hasil semua itu disampaikan kepada para pemangku kepentingan untuk mendapat dukungan anggaran dari pemerintah, swasta atau lembaga keuangan mikro dan pengusaha sanitasi,” lanjut Wouter.

Menjelang berakhirnya program IUWASH PLUS di Kota Bogor pada Oktober mendatang, tercatat adanya perbaikan sektor pengelolaan sanitasi yang membantu mengurangi tekanan pencemaran pada Ciliwung. Di Kelurahan Tanah Sareal dan Kelurahan Babakan Pasar telah terbangun masing-masing 30 septic tank individu. Sedangkan di Kelurahan Sempur jumlahnya mencapai 125 unit. Semuanya dibangun dari APBD Kota Bogor. “Khusus di Kelurahan Sempur, 8 rumah tangga mendapat kredit ringan dari lembaga keuangan mikro BAIK, untuk membangun septic tank individu,” tambah Wouter.

Catatan lain diperoleh dari monitoring yang dilakukan terhadap 4.762 KK di 5 kelurahan yang tergolong sebagai zona hotspot atau wilayah perkotaan yang padat penduduk. Pada cacatan itu diketahui, masih ada 21 rumah tangga yang melakukan BABs terbuka dan 1.993 rumah tangga melakukan BAB sembarangan secara tertutup. Artinya mereka masih mengalirkan kotoran tinja ke saluran air atau sungai.

Selain itu terdapat 10 rumah tangga numpang akses sanitasi belum layak dan 1987 memiliki akses ke sanitasi belum layak. Berikutnya tercatat 2 rumah tangga numpang akses ke sanitasi layak dan 592 rumah tangga mengakases sanitasi layak, seperti memiliki septic tank sendiri, septic tank komunal ataupun yang dikelola IPAL. Sedangkan mereka yang sudah memiliki akses sanitasi aman, jumlahnya baru mencapai 187 rumah tangga.

Pengelolaan sanitasi limbah dimestik (penyaluran tinja) yang aman dan kedap memang tidak hanya penting bagi masyarakat yang tinggal di tepian sungai. Melainkan juga perlu menjadi perhatian masyarakat yang tinggal di lokasi lain seperti di perumahan. Setiap rumah idealnya telah menggunakan jenis septic tank yang aman, kedap untuk menjaga kelestarian dan mutu air tanah yang dikonsumsi. Limbahnya disedot secara berkala 2 sampai 3 tahun sekali oleh UPTD Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).

Terkait dengan itu Pemerintah Kota Bogor telah membangun IPAL komunal. Dalam hal ini maka IUWASH PLUS membantu pengelolaan dan perawatan IPAL. Saat ini tercatat ada 2.802 rumah tangga yang mendapat manfaat penyambungan ke IPAL. Termasuk diantaranya adalah 739 rumah tangga yang semula BABs, kini mempunyai sanitasi yang layak.

Langkah lanjut yang dilakukan IUWASH PLUS adalah melakukan sosialisasi tentang Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT). Saat ini tercatat relatif sudah banyak rumah mengakses LLTT, termasuk 1093 rumah tangga yang mengakses IPAL. Dalam waktu dekat IUWASH PLUS akan me-launching Layanan Lumpur Tinja Terjadwal. Sebab menurut Wouter, sudah waktunya program LLTT dilaksanakan di Kota Bogor. “Semua perangkat pendukung sudah ada seperti armada sedot yang memadai, SDM yang handal, pengaturan SPALD dan Management Information System yang baik untuk melaksanakan LLTT,” jelasnya.

Diharapkan paska launching nanti, semakin banyak masyarakat Kota Bogor yang mendaftar untuk memperoleh LLTT. Semakin banyak rumah yang memiliki septic tank aman dan kedap serta terjadwal penyedotan lumpur tinjanya, berarti semakin luas lahan yang air tanahnya lestari dan tidak tercemar. Kondisi itu bermanfaat bagi ketersediaan bahan baku air bersih di masa depan, yang akan dibutuhkan dan dinikmati oleh anak dan cucu kita semua. (Advertorial)

Tags: Iuwash plusKebutuhan Air bersihKota BogorPemkot Bogor

Related Posts

rusa
BOGOR RAYA

Rusa Lepas Berkeliaran di Bogor, Damkar Turun Tangan

17 Januari 2026
pengendara motor tewas
BOGOR RAYA

Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Citeureup Bogor

17 Januari 2026
Bendung Katulampa
BOGOR RAYA

Debit Air Bendung Katulampa Normal di Tengah Hujan Gerimis Bogor

17 Januari 2026
puncak
BOGOR RAYA

Sistem Satu Arah Disetop, Kemacetan di Puncak Meluas

17 Januari 2026
Pemkab Bogor Fokus Bina Persikabo U-15 dan U-17 Pasca Degradasi Tim Senior
BOGOR RAYA

Pemkab Bogor Fokus Bina Persikabo U-15 dan U-17 Pasca Degradasi Tim Senior

16 Januari 2026
senjata tajam
BOGOR RAYA

Bawa Senjata Tajam, Seorang Pemuda Diamankan Polisi di GOR Pajajaran

16 Januari 2026
Next Post
Air Sering Mati, Pelanggan Tirta Pakuan Nuntut Kompensasi Kerugian

Air Sering Mati, Pelanggan Tirta Pakuan Nuntut Kompensasi Kerugian

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024

DARI REDAKSI

Sheilla Aulia Alfatunisa Sukses Raih Prestasi di Ajang Karate

Sheilla Aulia Alfatunisa Sukses Raih Prestasi di Ajang Karate

3 November 2022
Audit ISO, Polbangtan Kementan Jaga Mutu Layanan dan Komitmen Manajemen

Audit ISO, Polbangtan Kementan Jaga Mutu Layanan dan Komitmen Manajemen

29 Februari 2024
Rentenir Tahan Dua Bocah Untuk Jaminan Utang

Rentenir Tahan Dua Bocah Untuk Jaminan Utang

9 Agustus 2021
Fungsi Drainase Jalan Kapten Yusuf Buruk 

Fungsi Drainase Jalan Kapten Yusuf Buruk 

21 Mei 2022

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In