BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mencatat sekitar 1.000 ruang kelas di wilayahnya mengalami kerusakan pada tahun ini. Kerusakan tersebut terdiri dari kategori ringan, sedang, hingga berat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, mengatakan kerusakan ruang kelas di sekolah negeri terjadi hampir setiap tahun. Namun, pihaknya memastikan selalu mengalokasikan anggaran untuk perbaikan.
“Setiap tahun pasti ada saja ruang kelas sekolah yang rusak, tapi kami selalu menganggarkan untuk perbaikan,” ujarnya, Minggu (1/6/2025).
Menurut Bambang, pendataan kerusakan tidak dilakukan berdasarkan jumlah gedung, melainkan jumlah ruang kelas yang terdampak di masing-masing sekolah. Tahun ini, laporan kerusakan sudah diterima dan sejumlah ruang kelas telah ditetapkan sebagai prioritas perbaikan.
“Totalnya kurang lebih ada 1.000, ini terdiri dari kerusakan ringan, sedang, dan berat, semuanya ada, dengan anggaran yang berbeda,” kata Bambang.
Ia menilai jumlah tersebut masih tergolong sedikit jika dibandingkan dengan total sekolah negeri di Kabupaten Bogor, yang terdiri atas 1.538 gedung SD Negeri dan sekitar 100 gedung SMP Negeri.
“Kalau satu sekolah saja punya 10 ruangan, kemudian yang dua rusak, itu sudah berapa. Jadi angka 1.000 itu tidak terlalu banyak sebenarnya,” jelasnya.
Bambang menegaskan, pihaknya akan terus mengoptimalkan layanan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Bogor. Langkah ini, kata dia, merupakan bagian dari arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto. (Yud)

























Discussion about this post