BogorOne.co.id | Jakarta – Film Superman terbaru karya James Gunn mencetak debut box office global senilai US$ 217 juta, menandai langkah baru bagi DC Studios di bawah Warner Bros. Discovery. Dari total tersebut, film meraih US$ 122 juta di pasar domestik Amerika Serikat dari 4.135 bioskop, serta US$ 95 juta dari 79 pasar internasional.
Meski pendapatan internasional relatif lebih rendah, hal itu dinilai sejalan dengan karakter Superman yang identik dengan simbol patriotisme Amerika. Pada hari pembukaan, mantan Presiden AS Donald Trump bahkan sempat membagikan meme dirinya berpakaian seperti Superman di media sosial.
Superman menjadi film komik pertama dalam setahun terakhir yang menembus US$ 100 juta di pasar domestik. Film ini bergabung dengan dua blockbuster lain di 2025, yakni A Minecraft Movie dari Warner Bros. (US$ 162,8 juta) dan Lilo & Stitch versi live-action dari Disney (US$ 146 juta).
Menurut Presiden Distribusi Global Warner Bros., Jeff Goldstein, kehadiran Superman diharapkan mengembalikan kepercayaan penggemar terhadap DC. “Mereka menyambut film ini dengan antusias,” ujarnya.
CEO Warner Bros. Discovery, David Zaslav, menyebut Superman sebagai langkah awal dalam rencana sepuluh tahun perusahaan. “Tahun ini, kami akan memperkenalkan Supergirl, Clayface, dan serial Lanterns di HBO Max,” kata Zaslav.
Superman tercatat sebagai satu dari tiga film DC dalam delapan tahun terakhir yang mampu meraih pembukaan di atas US$ 100 juta, bersama Wonder Woman (2017) dan The Batman (2022). Film ini juga mengungguli Man of Steel (2013) karya Zack Snyder, yang saat itu mencetak debut US$ 116,7 juta.
Baik penonton maupun kritikus memberikan respons positif. Berdasarkan data CinemaScore, film ini mendapatkan nilai A-, sementara di Rotten Tomatoes meraih 94% dari penonton dan 82% dari kritikus. Film tersebut juga mencatat jangkauan demografi penonton yang luas, didukung promosi dari mulut ke mulut.
Film Superman ini dianggap sebagai pondasi baru bagi pengembangan DC Universe di masa depan, dengan James Gunn bertindak sebagai penulis, sutradara, sekaligus co-head DC Studios bersama Peter Safran.
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post