24.6 C
Bogor
Minggu, 28 November 2021

Penca Silat Pusaka Cimande Gelar Tradisi Basuh Kaki

Must read

Selain Maju di Pilgub Jabar, Hanura Dukung Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024

BogorOne.co.id | Bandung - Hanura Jawa Barat siap mendukung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk maju kembali menjadi Gubernur Jawa Barat atau berkompetisi di...

Tiang Listrik di Punncak Meledak, Warga Panik

BogorOne.co.id | Cisarua - Suara ledakan mengagetkan warga Kampung Cijulang, RT 03/05, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor Suara ledakan itu berasal dari sebuah...

Pungli Duit BPNT, Kades Sukaharja Diciduk Tim Sauber Pungli Polda Jabar

BogorOne.co.id | Ciomas - Seorang oknum Kepala Desa (Kades) Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor diamankan Tim Tindak II Saber Pungli Jabar. Penangkapan terhadap RAH (55...

DPS Pertanyakan Peran Pemerintah Dalam Program RTLH di Pasir Jaya

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Masih banyaknya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang belum terealisasi di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat membuat...

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Wali Santri dan Orang tua santri Penca Silat Pusaka Cimande melaksanakan kegiatan tradisi sungkem dan basuh kaki. Sekira 50 santri penca silat pusaka Cimande sujud dihadapan wali santri masing-masing.

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara ‘Milangkala Saung Penca Cimande ke-6’ bersamaan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Tarikolot, Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Nurkalina (34) salah satu wali santri penca silat pusaka Cimande mengatakan bahwa merasa terharu melakukan kegiatan tradisi sungkem dan basuh kaki.

“Alhamdulillah bersyukur. Disini saya sampai terharu banget. Kedua anak saya tidak mau lepas dari kaki saya pas sungkeman,” ucapnya kepada wartawan, Senin (18/10/21).

Saung Penca Pusaka Cimande ini didirikan pada tahun 2015 sebagai tempat olah raga dan olah rasa.

Menurut Nurkalina pengajaran saung penca silat pusaka Cimande sangat berpengaruh kepada anak-anaknya.

“Saya berterimakasih banget sama Abah Didih. Pengajaran di Saung Penca ini benar-benar terasa. Saya berharap sepulang dari sini, anak-anak saya tetap menjalani baktinya sebagaimana yang sudah diajarkan oleh Abah Didi,” ujarnya.

Sementara itu, Didih Supriadi selaku pembina dan pendiri saung penca pusaka cimande ini mengatakan tradisi sungkem dan basuh kaki sebagai pengingat darimana kita berasal.

“Sesuai dengan jurus di aliran silat Cimande ini, dari 2 jadi 1. Artinya, kita harus menghormati kedua orang tua kita terutama ibu. Kita lebih mengajarakan kepada adabnya untuk menghormati orang tua. (Yud)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Selain Maju di Pilgub Jabar, Hanura Dukung Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024

BogorOne.co.id | Bandung - Hanura Jawa Barat siap mendukung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk maju kembali menjadi Gubernur Jawa Barat atau berkompetisi di...

Tiang Listrik di Punncak Meledak, Warga Panik

BogorOne.co.id | Cisarua - Suara ledakan mengagetkan warga Kampung Cijulang, RT 03/05, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor Suara ledakan itu berasal dari sebuah...

Pungli Duit BPNT, Kades Sukaharja Diciduk Tim Sauber Pungli Polda Jabar

BogorOne.co.id | Ciomas - Seorang oknum Kepala Desa (Kades) Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor diamankan Tim Tindak II Saber Pungli Jabar. Penangkapan terhadap RAH (55...

DPS Pertanyakan Peran Pemerintah Dalam Program RTLH di Pasir Jaya

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Masih banyaknya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang belum terealisasi di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat membuat...

Data Kependudukan Memerlukan Kebaharuan

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Kesadaran warga untuk mengurus akte kelahiran, saat ini sudah cukup bagus. Penilaian itu muncul jika diukur dari persentase jumlah...