BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) akan melanjutkan pembangunan jalan penghubung Bojonggede–Kemang atau Jalan Bomang pada September 2025.
Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPR Kabupaten Bogor, Ujang Supardi, mengatakan pihaknya telah menuntaskan tahapan kontrak pemenang, jaminan pelaksanaan, hingga peninjauan lapangan bersama (PLB). Dengan demikian, pekerjaan fisik dapat segera dimulai.
“Peninjauan lapangan bersama sudah dilakukan, Jumat, 22 Agutus 2025. Mudah-mudahan awal September fisiknya sudah mulai dikerjakan,” ujarnya.
Pembangunan jalan tahap ini mencakup sepanjang 3,3 kilometer dengan anggaran sebesar Rp33 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor. Proyek ditargetkan selesai dalam waktu empat bulan sejak dimulai.
“Sekarang yang belum sekitar 300 meter ke arah jembatan sebelah kiri. Tahun depan direncanakan pembangunan jembatan agar bisa tersambung,” kata Ujang.
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade, menegaskan pembangunan Jalan Bomang menjadi prioritas karena dinilai strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat.
“Jalur Bomang krusial untuk mengurai kemacetan dan membuka akses ekonomi antar kecamatan seperti Bojonggede, Kemang, dan Parung. Karena itu, pembangunan dilanjutkan dengan alokasi anggaran puluhan miliar rupiah,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Bogor berkomitmen menuntaskan pembangunan jalan tersebut secara bertahap hingga rampung seluruhnya pada tahun-tahun berikutnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post