BogorOne.co.id | Jakarta – Desta akhirnya resmi diperkenalkan sebagai pemeran Dono terbaru dalam film Warkop DKI Reborn. Kehadirannya melengkapi formasi trio bersama Vino G. Bastian sebagai Kasino dan Tora Sudiro sebagai Indro. Proses syuting dijadwalkan segera dimulai, menandai babak baru perjalanan waralaba komedi legendaris tersebut.
Indro Warkop, satu-satunya personel Warkop yang masih aktif, menegaskan bahwa pembaruan dalam film ini bukan sekadar strategi penyegaran, tetapi kebutuhan. Ia ingin humor Warkop tetap hidup dan relevan bagi penonton lintas generasi.
“Komedi itu punya tren yang nggak bisa diulang. Kita nggak mau Warkop DKI Reborn hanya jadi tontonan nostalgia. Kalau begitu, yang relate cuma orang tua,” ujar Indro dikutip dari tabloidbintang.com, Sabtu, 15 November 2025.
Untuk meracik komedi yang lebih segar, Falcon Pictures menggandeng dua komika muda, Dicky Diffie dan Dani Beler, sebagai konsultan komedi. Menurut Indro, keterlibatan keduanya memberi warna baru tanpa menghilangkan cita rasa Warkop yang sudah melekat di hati publik.
“Mereka orang-orang yang capable di jamannya. Bisa bikin komedi ala Warkop, tapi juga tetap khas masa kini,” kata Indro.
Proses persiapan film ini ternyata sudah berjalan sejak satu hingga dua tahun terakhir. Falcon melakukan observasi mendalam sebelum menentukan susunan trio baru. Setelah serangkaian diskusi dan pertimbangan, pilihan akhirnya jatuh pada Desta sebagai Dono.
“Saya yakin mereka ini sudah paling pas buat Warkop DKI Reborn,” ucap Indro.
Meski demikian, Indro tak menuntut para aktor meniru tiga ikon Warkop secara total. Baginya, komedi tetaplah seni yang membutuhkan ruang interpretasi.
“Saya cuma butuh 80 persen dari karakter yang mereka kuasai. Bagaimanapun ini kesenian, nggak boleh 100 persen sama,” ujarnya.
Indro berharap proyek terbaru ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang Warkop DKI. Ia ingin warisan komedi Dono, Kasino, dan Indro terus hidup dan dikenang generasi berikutnya.
“Pembuatan film ini bukan untuk menggantikan, tapi melestarikan warisan mereka agar tetap abadi,” tutupnya.
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post