BogorOne.co.id | Kecamatan Ciawi – Dalam waktu dekat pemerintah Desa Jambu Luwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, akan mengadakan pergantian antar waktu (PAW), mengingat kepala desa sebelumnya meninggal dunia, Rabu 11 Januari 2023.
Saat dikonfirmasi, Sekcam Ciawi Soebar Mansoer memembenarkan akan di laksanakannya PAW, karena kepala desa sebelumnya meninggal dunia. Kalau secara aturan memang masa jabatannya lebih dari satu tahun maka dilakukan PAW.
“Untuk tahapan dan prosesnya, kalau dari sisi pencalonan atau bakal calon (balon) persyaratan nya sama dengan Pilkades biasa,” ujarnya.
Sekcam menjelaskan, cuma kalau dari sisi pemilih berbeda, maksudnya, kalau PAW yang memilih para anggota BPD, lembaga, ketua kemasyarakatan, dan perwakilan masyarakat.
“Kemudian panita serahkan ke masing-masing wilayah untuk menunjuk, dan memusyawarahkan, siapa saja yang mewakili wilayah tersebut,” jelasnya.
“Sementara ini yang berkembang bahwa per RW 5 orang. Karena di jambu Luwuk ada 6 RW. kemungkinan 30 orang perwakilan dari masyarakat atau ketokohan di serahkan hasil musyawarah, supaya nanti tidak ada penggiringan,” ucapnya.
Namun demikian, proses PAW sudah bergulir sejak tanggal 22 Desember. Jadi desa sudah membentuk kepanitiaan, serta pelantikan panitia, dan tanggal 30 desember sudah ada sosialisasi dari DPMD. Pelaksanan PAW 26 Februari 2023. “Ini tidak masuk dalam program Pilkades serentak,” ungkapnya.
Dijelaskannya, untuk pembukaan pendaftaran dibuka per tanggal 01 Januari sampai 15. Apabila calon kurang dari dua maka akan di perpanjang, kecuali sudah lebih tidak di perpanjang itu secara aturan.
“Nah, setelah proses pendaftaran nanti ada penelitian berkas, sejauh mana kelengkapan berkas calon dan
memenuhi persyaratan. Kalau calon kades lebih 3 orang, maka harus di lakukan seleksi tambahan. Karena calon Yang manggung hanya 3 orang,” tuturnya.
Sementara itu, panitia PAW Jajuli mengatakan, pada tanggal 19 Desember kita lakukan pengangkatan penjabat sementara (PJs) kepala desa jambu Luwuk. Kemudian pembentukan panitia PAW oleh BPD pada 22 Desember, dan menyusun panitia pada 3 Januari sampai 7.
“Untuk calonnya sudah ada 6 orang, dan itu baru pemberkasan legalitasnya masih kita cek. Nanti kita musyawah, mana yang akan di kaji ulang biar lebih baik lagi, dan netral,” tandasnya. (Yud)
























Discussion about this post