BogorOne.co.id – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana, menekankan pentingnya kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyambut perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Hal ini disampaikannya, pada Rabu 28 Januari 2026, sebagai masukan strategis yang perlu didorong oleh DPRD Kota Bogor, khususnya Komisi IV.
Anas menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut sangat krusial, terutama dalam aspek sosialisasi melalui berbagai kanal informasi seperti situs web dan media sosial agar gaung Porprov dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Target Kebangkitan Ekonomi Lokal
Lebih dari sekadar ajang olahraga, pihak legislatif melalui Komisi IV berharap Porprov menjadi katalisator kebangkitan ekonomi di Kota Bogor. Manfaat ekonomi ini ditargetkan menyasar berbagai sektor, mulai dari perhotelan hingga pelaku UMKM.
“Kami sudah melangkah ke sana. Saat ini kami tengah mendata dan membuka pendaftaran bagi hotel-hotel di Kota Bogor yang bersedia menjadi mitra tuan rumah Porprov,” ujar Anas.
Skema Kemitraan Hotel: Diskon hingga Fasilitas Hiburan
Dalam menjalin kerja sama dengan pihak hotel, Dispora menerapkan skema paket yang saling menguntungkan dengan beberapa kriteria khusus, di antaranya:
-
Pemberian Diskon: Harga kamar bagi tamu Porprov harus lebih terjangkau dibandingkan tamu umum mengingat volume pesanan yang besar.
-
Akses Transportasi: Pihak hotel wajib menyediakan mobil jemputan, baik menuju lokasi pertandingan maupun ke destinasi wisata dan kuliner legendaris di Kota Bogor.
-
Fasilitas Briefing: Hotel diminta menyediakan ruang khusus secara gratis untuk keperluan koordinasi atau briefing kontingen.
-
Layanan Hiburan: Untuk menjaga psikologis atlet, hotel diharapkan menyediakan sarana hiburan seperti musik atau organ tunggal bagi atlet yang telah selesai bertanding.
Kepastian Bisnis melalui Sistem DP
Anas menambahkan bahwa sekitar 27 hotel akan dilibatkan dalam program ini. Untuk menjaga profesionalisme dan melindungi pihak hotel dari risiko kerugian, Dispora menerapkan kewajiban uang muka atau Down Payment (DP) bagi setiap pemesanan.
“Ini adalah sistem paket yang memiliki hak dan kewajiban. Kewajiban membayar DP harus dipenuhi agar pihak hotel memiliki kepastian dan tidak merugi jika terjadi pembatalan secara mendadak,” pungkasnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien

























Discussion about this post