BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Pemerintah Kota Depok mematangkan persiapan pembangunan Underpass Citayam. Proyek ini membutuhkan pembebasan sekitar 5.300 bidang lahan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, menjelaskan, jumlah lahan yang akan dibebaskan bertambah dari rencana awal 2019, yakni sekitar 4.970 bidang, setelah direview bersama Pemkot Depok.
“Underpass Citayam awalnya direncanakan Provinsi 2019, kemudian Depok melakukan review. Sekarang jumlah lahan yang dibebaskan menjadi 5.300 bidang,” kata Suryanto, Kamis, 11 Februari 2026.
Ia menegaskan proses pembebasan lahan masih menunggu penyelesaian administrasi yang menjadi kewenangan provinsi.
“Untuk pembebasan lahan ada banyak administrasi yang harus dipenuhi. Kita siap, tapi Provinsi yang mengurusnya, bersamaan dengan Depok agar tidak ada kecemburuan,” ujarnya.
Suryanto menekankan pentingnya keseragaman nilai apresial lahan antara wilayah Bogor dan Depok.
“Kalau tiba-tiba apresial kami 5 juta, Depok 10 juta, bisa ribut. Harus sama,” jelasnya.
Underpass ini direncanakan memiliki panjang sekitar 100 meter. Menurut Suryanto, proyek sudah mendapatkan dukungan Gubernur dan Bupati, serta telah ditandatangani nota kesepahaman antara Pemkab Bogor, Pemkot Depok, dan Provinsi.
Targetnya, penyelesaian administrasi diupayakan rampung tahun ini sebelum masuk tahap konstruksi.
“Tahun ini harus dibereskan dulu, mulai dari tembok, apresial, hingga dokumen. Setelah itu, baru bisa konstruksi,” kata dia..
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post