BogorOne.co.id | Blitar – Bagi warga Blitar atau siapa pun yang sedang mencari tempat baru untuk bersantai selepas penat, Talang Serut bisa jadi pilihan yang menarik.
Terletak di pinggiran Sungai Lodagung, Desa Darungan, Kecamatan Kademangan, tempat ini menawarkan suasana tenang yang jarang ditemukan di pusat kota, cocok untuk menyeruput kopi sambil menikmati langit senja yang perlahan berubah warna.
Bukan kafe dengan interior Instagramable atau desain modern, Talang Serut justru menyuguhkan kesederhanaan yang menenangkan.
Di sepanjang pinggir sungai, warung-warung kecil berdiri sederhana, menawarkan beragam makanan dan minuman dengan harga ramah di kantong.
Tikar-tikar digelar, meja-meja kecil disiapkan, dan pengunjung bebas memilih tempat duduk favoritnya di tepi sungai.
Meski tampil sederhana, pengelola tetap memperhatikan keamanan. Pembatas bambu dipasang di area pinggir sungai, memastikan pengunjung, termasuk anak-anak, tetap aman saat menikmati suasana.
Sore hari adalah waktu terbaik untuk datang ke sini. Sekitar pukul 16.00 WIB, satu per satu pengunjung mulai berdatangan.
Ketika senja datang, langit berubah jingga, dan gemericik Sungai Lodagung menjadi latar suara yang menenangkan.
Suasana ini kerap menarik anak muda, pasangan, bahkan keluarga kecil yang ingin menghabiskan waktu santai bersama.
“Saya sering mampir ke sini setelah pulang kerja,” ujar Vitta, seorang ASN yang mengaku kerap menjadikan Talang Serut sebagai tempat singgah favorit.
“Karena searah dengan jalan pulang. Sambil menikmati senja, suasananya enak, dan harga makanannya juga murah meriah,” tuturnya.
Akses menuju Talang Serut pun terbilang mudah. Dari Bendungan Serut, pengunjung hanya perlu menyusuri jalan ke arah selatan, lalu belok kanan dan mengikuti jalan ke arah barat. Selanjutnya tinggal belok kiri menuju lokasi.
Talang Serut bukan sekadar tempat ngopi, tapi juga ruang sederhana untuk melambat, menikmati suasana alam, dan mengisi kembali energi. Di tengah hiruk-pikuk keseharian, tempat seperti ini rasanya justru semakin dicari.
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post