BogorOne.co.id | Cijeruk – Kekhawatiran warga Kampung Cijeruk, RT 03/06, Desa Tajurhalang, akhirnya terbukti. Jalan penghubung antar Desa Tajurhalang–Palasari–Sukaharja mengalami longsor pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Cijeruk.
Peristiwa longsor tersebut terjadi tidak jauh dari Masjid Al-Muhtar, tepatnya di lokasi yang selama ini dikeluhkan warga karena dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal di pinggir jalan dan mengarah ke bantaran sungai.
Tokoh masyarakat Desa Tajurhalang, Saepuloh, membenarkan bahwa beberapa hari sebelumnya warga sudah menyampaikan kekhawatiran akan potensi longsor di lokasi tersebut.
“Seperti yang diungkapkan Pak Ujang Amin pada hari Senin, 16 Februari lalu, bahwa tumpukan sampah di pinggir jalan ini sangat berbahaya. Genap empat hari setelah itu, kekhawatiran warga benar-benar terjadi. TPS liar di depan masjid akhirnya longsor,” ujar Saepuloh dengan nada geram, Jumat 20 Februari 2026.
Menurutnya, selain mengganggu kenyamanan warga, tumpukan sampah yang berada di tepi jalan dan mengarah langsung ke sungai berpotensi memperparah dampak longsor apabila tidak segera ditangani.
Atas kejadian tersebut, Saepuloh meminta pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor agar segera membangun tembok penahan tanah (TPT) di lokasi longsor.
“Saya hanya mengusulkan agar TPT ini segera dibangun supaya tidak terjadi longsor susulan. Kalau sampai longsor lagi, tentu akan merugikan semua pihak. Kami khawatir longsoran melebar ke badan jalan sehingga jalan semakin sempit,” jelasnya.
Ia menambahkan, warga sangat berharap pemerintah daerah bergerak cepat untuk menangani kondisi tersebut, mengingat lokasi longsor berada di jalur penghubung antar desa yang cukup vital bagi aktivitas masyarakat.
“Harapan kami pemerintah segera turun tangan dan membangun TPT sebelum longsor melebar ke jalan. Kami khawatir akan terjadi longsor susulan yang bisa mengganggu akses warga,” pungkasnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : Muttaqien























Discussion about this post