• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Selasa, Juli 28, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home POLITIK

Pernyataan Donald Trump soal Iran Berubah-ubah, Upaya Damai Terancam

Redaksi by Redaksi
21 April 2026
in POLITIK
0
Donald Trump

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Foto : Dok. AP

51
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Jakarta – Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait negosiasi dengan Iran memicu kebingungan dan berpotensi menghambat upaya diplomatik menuju kesepakatan.

Dalam beberapa hari terakhir, Trump menyampaikan pesan yang saling bertentangan mengenai konflik Iran, baik melalui media sosial maupun wawancara. Ia sempat menyatakan Iran “telah menyetujui semuanya”, tetapi di sisi lain mengancam akan menyerang jika Teheran menolak perjanjian.

Situasi ini muncul menjelang berakhirnya gencatan senjata dua pekan antara AS dan Iran, sementara progres negosiasi belum menunjukkan kejelasan.

Trump sebelumnya menyebut Iran telah menyetujui penghentian program nuklir tanpa batas waktu, tak lama setelah Teheran mengumumkan pembukaan Selat Hormuz bagi kapal komersial pada Jumat, 17 April 2026. Pernyataan itu sempat memicu optimisme terhadap peluang kesepakatan damai setelah konflik berlangsung hampir dua bulan.

BERITA LAINNYA

Israel

Iran Desak Israel Hentikan Serangan ke Lebanon

27 Juli 2026
MBG Watch

Pergantian Kepala BGN Dinilai Tak Cukup Benahi Tata Kelola MBG

23 Juli 2026
Kejagung

Kejagung Dalami Korupsi MBG, Nama Nanik Muncul di Penyidikan

23 Juli 2026
Febrie Adriansyah

Imigrasi: Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku, Tunggu Kejaksaan Agung

22 Juli 2026

“Sebagian besar poin penting telah diselesaikan. Prosesnya akan berjalan cukup cepat,” kata Trump kepada Bloomberg.

Dalam wawancara dengan CBS News, Trump kembali menegaskan Iran telah menyetujui seluruh poin, termasuk kerja sama pengelolaan uranium yang diperkaya.

“Tidak. Tidak perlu pasukan darat. Kita akan berkoordinasi dengan mereka. Semuanya akan dilakukan bersama-sama,” ujar Trump.

Namun, Iran segera membantah klaim tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan uranium merupakan isu kedaulatan.

“Uranium sama sakralnya dengan wilayah kami dan tidak akan dipindahkan ke mana pun,” kata Baqaei.

Ia juga menyatakan skenario pemindahan uranium ke AS tidak pernah dibahas dalam negosiasi.

Pernyataan yang bertolak belakang ini menimbulkan pertanyaan mengenai substansi kesepakatan yang sebenarnya serta akurasi klaim Trump.

Meski demikian, Trump tetap menunjukkan optimisme. Saat berbicara di Phoenix, Arizona, ia mengatakan tidak ada perbedaan signifikan antara kedua pihak.

Namun, sikap tersebut kembali berubah. Pada Minggu (19/4/2026), Trump melontarkan ancaman keras.

“Jika Iran tidak menandatangani perjanjian ini, seluruh negara akan hancur,” ujarnya.

Ia menambahkan, AS siap menghancurkan infrastruktur vital Iran jika kesepakatan gagal dicapai.

Sehari kemudian, Senin, 20 April 2026, Trump menyatakan tidak berada di bawah tekanan waktu, tetapi memperingatkan bahwa “banyak bom akan dijatuhkan” jika gencatan senjata berakhir.

Ketidakkonsistenan juga terlihat dalam informasi terkait peran Wakil Presiden AS JD Vance dalam negosiasi di Islamabad, Islamabad, Pakistan.

Trump sempat menyebut Vance tidak akan hadir karena alasan keamanan. Namun, sejumlah pejabat AS, termasuk Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz dan Menteri Energi Chris Wright, menyatakan sebaliknya.

“Situasinya telah berubah,” kata seorang pejabat Gedung Putih kepada CNN.

Kebingungan meningkat ketika Trump menyebut Vance sudah dalam perjalanan ke Pakistan, tetapi tak lama kemudian Vance terlihat masih berada di Washington.

Delegasi AS dijadwalkan berangkat pada Selasa (21/4/2026), dengan kemungkinan pembicaraan berlangsung pada Rabu (22/4/2026) di Islamabad. Namun, sumber menyebut situasi terus berubah.

Di sisi lain, Iran menyatakan belum berencana melanjutkan pembicaraan, meski tidak menutup kemungkinan tersebut.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyoroti “sinyal kontradiktif dan tidak konstruktif” dari AS serta menegaskan adanya ketidakpercayaan historis yang mendalam.

Sejumlah pejabat Iran juga menilai Trump seolah bernegosiasi melalui media sosial, yang berisiko menciptakan persepsi kesepakatan yang belum benar-benar terjadi.

Trump menyebut gencatan senjata akan berakhir pada malam 22 April waktu Washington, dengan peluang perpanjangan yang sangat kecil.

Sementara itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan negaranya menolak tekanan.

“Kami tidak menerima negosiasi di bawah tekanan atau intimidasi,” tulis Ghalibaf di platform X.

 Editor            : R. Muttaqien

Related Posts

Israel
POLITIK

Iran Desak Israel Hentikan Serangan ke Lebanon

27 Juli 2026
MBG Watch
POLITIK

Pergantian Kepala BGN Dinilai Tak Cukup Benahi Tata Kelola MBG

23 Juli 2026
Kejagung
POLITIK

Kejagung Dalami Korupsi MBG, Nama Nanik Muncul di Penyidikan

23 Juli 2026
Febrie Adriansyah
POLITIK

Imigrasi: Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku, Tunggu Kejaksaan Agung

22 Juli 2026
PDI Perjuangan
POLITIK

PDIP Ancam Sanksi Kader yang Terlibat Proyek MBG

22 Juli 2026
Hotman Paris
POLITIK

PWI Nilai Pernyataan Hotman Paris Merendahkan Profesi Wartawan

20 Juli 2026
Next Post
Asosiasi Sepak Bola Swedia

FIFA Jatuhkan Sanksi ke Swedia akibat Insiden Cemooh Lagu Kebangsaan

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Jelang Pilwalkot Bogor, Komisi I Minta Bawaslu Peloloti Aktifitas dan Medsos ASN

Jelang Pilwalkot Bogor, Komisi I Minta Bawaslu Peloloti Aktifitas dan Medsos ASN

5 Oktober 2024
Verifikasi faktual

Menuju Media Terpercaya, kabaronline.co.id Terima Verifikasi Faktual Dewan Pers

3 September 2025
Guru Madrasah di Kota Bogor Siap Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Guru Madrasah di Kota Bogor Siap Tingkatkan Kualitas Pendidikan

12 Januari 2023
Gempa bumi

Gempa Guncang Peru, Enam Orang Tewas dan Ratusan Mengungsi

20 Juli 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In