BogorOne.co.id | Jakarta – Partai Golkar menyatakan dukungan terhadap wacana pemotongan gaji menteri dan anggota parlemen yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto sebagai respons terhadap ketidakpastian ekonomi global akibat konflik geopolitik.
Ketua DPP Partai Golkar Zulfikar Arse Sadikin mengatakan situasi global saat ini menuntut pemerintah meninjau ulang seluruh pengeluaran negara yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Dalam keadaan seperti ini kita harus mereviu semua,” kata Zulfikar kepada wartawan seusai acara pelepasan peserta mudik gratis di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Selasa, 17 Maret 2026.
Menurut dia, evaluasi tidak hanya menyasar gaji pejabat negara, tetapi juga berbagai kebijakan, program, dan kegiatan di kementerian maupun lembaga pemerintah yang dibiayai APBN. Langkah tersebut dinilai perlu untuk memastikan penggunaan anggaran negara lebih efektif.
“Program dan kegiatan kementerian atau lembaga yang didanai APBN dalam kondisi seperti ini harus direviu,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyinggung langkah pemotongan gaji pejabat yang pernah ditempuh sejumlah negara ketika menghadapi ancaman krisis global. Wacana itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama di kawasan Timur Tengah dan Eropa, yang dinilai berpotensi menekan stabilitas ekonomi dunia.
Pemerintah disebut tengah mengkaji berbagai opsi penghematan untuk menjaga ketahanan fiskal di tengah ketidakpastian global.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post