BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Longsor terjadi di area tanah makam wakaf di Kampung Lebaksari, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu, 25 Maret 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menilai, selain faktor cuaca ekstrem, kondisi tanah yang labil memperparah kejadian tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, mengatakan longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, laporan baru diterima pihaknya pada pukul 08.00 WIB, setelah itu petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
“Yang longsor merupakan tanah wakaf makam milik Haji Hasan Sadili. Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB,” kata Dimas dalam keterangan tertulis, Rabu, 25 Maret 2026.
Menurut dia, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bogor dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama longsor. Kondisi kontur tanah di lokasi yang tidak stabil turut memperbesar risiko pergerakan tanah.
Longsoran tersebut memiliki tinggi sekitar 7 meter dan lebar mencapai 20 meter. BPBD telah menyalurkan bantuan logistik darurat berupa terpal untuk menutup area terdampak guna mencegah longsor susulan.
“Di lapangan kami memberikan kebutuhan mendesak berupa terpal, dan pemasangannya sudah dilakukan,” ujar Dimas.
BPBD juga telah menyelesaikan proses asesmen serta koordinasi tanggap darurat. Meski demikian, lokasi longsor dinilai masih membutuhkan penanganan lanjutan berupa pembangunan tembok penahan tanah (TPT) agar kondisi lereng lebih stabil.
“Kebutuhan mendesak berikutnya adalah pembangunan TPT,” kata dia.
Dimas mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia meminta masyarakat tetap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, maupun angin kencang.
“Mohon tetap tenang, tetapi waspada dan siap siaga menghadapi potensi bencana,” ujarnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post