BogorOne.co.id – Rentetan kerusakan fasilitas publik yang baru saja selesai dibangun di Kota Bogor memicu kritik tajam dari kalangan legislatif. Mulai dari robohnya pagar GOM Bogor Utara, kursi penonton yang terlepas di GOR Indoor A Pajajaran, hingga kondisi keramik kolam renang yang dinilai membahayakan, kini menjadi sorotan serius.
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Bogor, Benninu Argoebie, menegaskan bahwa rentetan kejadian ini merupakan sinyal buruk terkait profesionalisme penyedia jasa (kontraktor) dalam mengeksekusi proyek pemerintah.
“Ini permasalahan serius. OPD terkait dan Inspektorat harus benar-benar turun tangan memeriksa hasil pekerjaan. Jangan sampai ada indikasi ketidakseriusan dari pihak ketiga,” tegas Benninu, Senin (30/3/2026).
Soroti Efisiensi Anggaran dan Kualitas Fisik
Pria yang akrab disapa Benn ini mengingatkan bahwa saat ini kondisi ekonomi global sedang menantang, yang berdampak pada keterbatasan fiskal daerah. Menurutnya, setiap rupiah APBD harus dikelola dengan penuh tanggung jawab dan menghasilkan kualitas bangunan yang mumpuni.
“Di tengah keterbatasan fiskal yang melanda dunia, kita harus sangat teliti dalam mengeksekusi setiap pekerjaan. Ini menjadi catatan keras bagi Pemerintah Kota Bogor terhadap para penyedia jasa yang bekerja asal-asalan,” lanjutnya.
Ia meminta dinas terkait tidak “lembek” terhadap vendor yang terbukti bekerja di bawah standar. “Jangan sampai anggaran rakyat terbuang sia-sia untuk bangunan yang cepat rusak. Pengawasan harus lebih diperketat,” tambah Benn.
Respon Dispora: Faktor Cuaca dan Perbaikan Swadaya
Menanggapi kritik tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana, memberikan penjelasan terkait teknis di lapangan. Menurutnya, robohnya pagar lapangan mini soccer GOM Bogor Utara pada 20 Maret lalu disebabkan oleh faktor alam.
“Saat itu terjadi cuaca ekstrem. Kami sudah menyurati Dinas PUPR untuk perbaikan permanen, namun untuk sementara kami perbaiki dulu secara swadaya sambil menunggu anggaran BTT atau APBD Perubahan 2026,” ungkap Anas.
Terkait keluhan kursi penonton di GOR Indoor A Pajajaran yang terlepas meski baru selesai direhabilitasi, mantan Kadinsos ini memastikan bahwa penanganan cepat sudah dilakukan.
“Untuk kursi di GOR Indoor A, sudah kami perbaiki. Tim sudah turun langsung membereskan hal tersebut,” pungkasnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien























Discussion about this post