BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Aksi kekerasan berupa penyiraman air keras menimpa dua pelajar di wilayah Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Senin, 20 April 2026 malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa itu terjadi di Jalan Kampung Somang, Desa Parungpanjang.
Kedua korban, masing-masing berusia 16 tahun, diserang orang tak dikenal saat baru pulang beraktivitas di luar rumah. Saat kejadian, keduanya masih mengenakan seragam sekolah.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif. Hingga kini, salah satu korban dilaporkan belum dapat berkomunikasi.
Sumiati, ibu dari korban berinisial RM (16), mengatakan dirinya terkejut saat mendapat kabar anaknya menjadi korban penyiraman air keras. Menurut dia, RM sempat pulang ke rumah sebelum kembali keluar bersama temannya.
“Tidak lama kemudian saya dapat kabar anak saya sudah di rumah sakit dalam kondisi luka parah,” kata Sumiati.
Ia menambahkan, luka yang dialami anaknya cukup serius sehingga belum bisa dimintai keterangan.
Dua korban diketahui berinisial RM (16), pelajar kelas I SMA Al Kautsar yang tinggal di Kampung Pasirlimus, dan MDH (16), pelajar kelas I SMK Anak Bangsa yang berdomisili di Kampung Caringin, Desa Gorowong.
Kepala Desa Gorowong, Rully, membenarkan bahwa kedua korban merupakan warganya. Ia menyebutkan, saat ini keduanya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara itu, Kapolsek Parungpanjang Kompol M Taufik mengatakan polisi tengah menyelidiki kasus tersebut. Penanganan dilakukan bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor.
“Kami masih mengejar pelaku,” kata Taufik.
Keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Hingga kini, aparat masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap pelaku serta motif penyiraman air keras tersebut.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post