25.6 C
Bogor
Selasa, 29 September 2020

Busyet! Sehari 30 Orang Terpapar Corona

Must read

Proyek Mandek, Asosiasi Kontruksi Geram

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Para pengusaha kontruksi yang tergabung dalam Kadin, Gapensi dan 18 asosiasi lainnya di Kota Bogor, mempertanyakan berbagai kegiatan paket...

Busyet! Sehari 30 Orang Terpapar Corona

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Setelah ditetapkan zona merah, penambahan kasus positif covid-19 di kota hujan terus meningkat, Senin 31 Agustus 2020 tercatan ada...

Bima Sidak Tiga Titik “Red Zone”

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Setelah menaikan status Kota Bogor menjadi zona merah atau beresiko tinggi dalam penularan covid-19, Wali Kota Bogor Bima Arya...

Capaian RTH Minim, Pemkot Diminta Bekerja

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Capaian Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bogor baru mencapai 4,18 persen dari target Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim)...

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Setelah ditetapkan zona merah, penambahan kasus positif covid-19 di kota hujan terus meningkat, Senin 31 Agustus 2020 tercatan ada 30 kasus terkonfirmasi positif covid-19.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan sejauh ini, penambahan tersebut jadi jumlah harian tertinggi sepanjang pandemi.

“Ya, hari ini ada kasus positif sebanyak 30, sedangkan untuk orang yang dinyatakan sembuh ada 20 kasus dan satu orang dinyatakan meninggal,” kata Sri Nowo Retno.

Menurut dia, penambahan kasus ini menambah catatan pahit Kota Bogor dalam tiga hari terakhir, dimana jumlah positif per harinya lebih dari 15 kasus.

Pada Jumat (28/8) lalu, terjadi penambahan kasus sebanyak 15 kasus. Lalu pada Sabtu (29/8) terjadi penambahan sebanyak 21 kasus dan Minggu (30/8) sebanyak 23 kasus.

“Jika ditotal, penambahan kasus positif pasca Kota Bogor masuk zona merah sebanyak 89 kasus,” ungkap dia.

Sementara Wali Kota Bogor, Bima Arya mengungkapkan naiknya kasus positif di Kota Bogor disebabkan oleh tiga faktor. Diantaranya adalah tracing aktif.

Selain itu juga dari pelaksanaan test yang massif dan keinginan warga yang merasa memiliki gejala Covid-19 untuk melakukan swab mandiri.

“Jadi 49 persen karena tracing aktif, 15 persen swab massal, 7 persen screening dan sisanya notifikasi dari luar,” ungkap Bima.

Masih kata di, di Kota Bogor setidaknya ada 104 RW yang ditetapkan zona merah. Pemerintah Kota Bogor telah secara resmi melakukan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas. “PSBMK ini fokus pengawasan ke wilayah di RW zona merah,” ujar Bima. (SP)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Proyek Mandek, Asosiasi Kontruksi Geram

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Para pengusaha kontruksi yang tergabung dalam Kadin, Gapensi dan 18 asosiasi lainnya di Kota Bogor, mempertanyakan berbagai kegiatan paket...

Busyet! Sehari 30 Orang Terpapar Corona

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Setelah ditetapkan zona merah, penambahan kasus positif covid-19 di kota hujan terus meningkat, Senin 31 Agustus 2020 tercatan ada...

Bima Sidak Tiga Titik “Red Zone”

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Setelah menaikan status Kota Bogor menjadi zona merah atau beresiko tinggi dalam penularan covid-19, Wali Kota Bogor Bima Arya...

Capaian RTH Minim, Pemkot Diminta Bekerja

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Capaian Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bogor baru mencapai 4,18 persen dari target Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim)...

Pemkot – DPRD Sepakat Cabut Tujuh Perda

BogorOne.co.id - Kota Bogor - Dinilai kurang efektif kaitannya dengan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, tujuh Peraturan Daerah (Perda) produk Kota...