BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Seorang pria berinisial RKS (46) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Perumahan Kota Wisata Vancouver UB2 No. 28, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa, 28 April 2026. Peristiwa ini terungkap setelah warga dan petugas keamanan mencium bau tidak sedap dari dalam rumah korban.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, laporan pertama diterima sekitar pukul 14.59 WIB. Petugas kemudian bersama tim langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Benar ditemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia atas nama Reggy King Syailendra,” kata Edison, Kamis, 30 April 2026.
Pengungkapan awal kejadian bermula saat seorang petugas perusahaan taksi, Fauzy Hasani, mendatangi rumah korban untuk mengecek kendaraan serta sopir yang diketahui tidak beroperasi selama beberapa hari. Saat tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, ia melapor ke petugas keamanan perumahan.
Ketika dilakukan pengecekan dari luar rumah, saksi bersama petugas keamanan mencium bau menyengat yang berasal dari dalam bangunan. Setelah mengintip melalui pintu teralis, terlihat seseorang tergeletak di dalam rumah, yang kemudian segera dilaporkan ke pihak berwenang.
Saksi lain, Lukman, petugas keamanan perumahan, turut membenarkan adanya bau tidak sedap tersebut. Laporan kemudian diteruskan secara berjenjang hingga ke aparat kepolisian setempat.
Petugas yang tiba di lokasi melakukan pemeriksaan awal dengan menggunakan alat pelindung diri. Korban ditemukan dalam posisi terlentang di lantai area dekat dapur.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Edison.
Di sekitar lokasi, polisi menemukan sejumlah obat-obatan seperti obat pereda nyeri, obat flu, dan obat lambung. Seluruh barang tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti guna mendalami penyebab kematian korban.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post