BogorOne.co.id | MEKSIKO – Gol cepat Julian Quinones sukses mendikte jalannya pertandingan saat Meksiko mendominasi laga pembuka Piala Dunia. Ditambah sundulan terukur Raul Jimenez di pertengahan babak kedua, El Tri berhasil mengunci kemenangan sekaligus menghapus ketegangan para pendukung tuan rumah.
Petaka bagi Afrika Selatan dimulai saat gelandang mereka, Sithole, kehilangan bola di tepi kotak penalti sendiri akibat tekanan agresif Erik Lira—pemain yang secara mengejutkan dipilih tampil di jantung lini tengah menggantikan sang kapten, Edson Alvarez.
Lira dengan cepat mengirim umpan matang kepada Julian Quinones, yang menusuk ke dalam sebelum melepaskan tembakan mendatar akurat yang gagal dibendung kiper Afrika Selatan, Williams.
Afrika Selatan butuh waktu 35 menit untuk memberikan ancaman berarti ke pertahanan Meksiko melalui sundulan Lyle Foster yang masih melebar.
Namun menjelang akhir babak pertama, skuad asuhan Hugo Broos praktis dipaksa berjuang mati-matian menahan gempuran tuan rumah.
Meksiko berturut-turut membuang peluang emas. Pertama, Jimenez menyambut umpan silang melengkung yang memaksa Williams melakukan penyelamatan gemilang.
Tak lama berselang, Quinones melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang padahal ruang tembak sudah terbuka lebar, disusul eksekusi Brian Gutierrez yang melenceng dari target.
Banjir Kartu Merah di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan tidak banyak berubah. Tekanan Meksiko langsung membuahkan keuntungan ketika pergerakan agresif Gutierrez ke arah kotak penalti dihentikan paksa oleh Sithole.
Tekel ceroboh dari belakang tersebut membuat wasit langsung mengusir Sithole dari lapangan. Kartu merah ini melengkapi performa buruk sang gelandang sepanjang laga.
Publik tuan rumah sempat dibuat gelisah karena Meksiko kerap gagal mengonversi keunggulan jumlah pemain menjadi gol tambahan.
Namun, rasa frustrasi itu sirna saat Raul Jimenez mencetak gol pertamanya di panggung Piala Dunia. Penyerang gaek tersebut melepaskan sundulan keras ke sudut bawah gawang Williams, memanfaatkan umpan silang brilian dari Roberto Alvarado. Skor berubah menjadi 2-0.
Menjelang peluit panjang, pertandingan justru didominasi oleh ketegangan fisik yang berujung hujan kartu merah.
Afrika Selatan harus bermain dengan 9 pemain setelah Zwane diusir wasit pasca-pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR) akibat dugaan pelanggaran menyikut wajah pemain lawan.
Tak lama berselang, giliran bek Meksiko, Montes, yang diganjar kartu merah langsung oleh wasit karena melakukan pelanggaran taktis demi menggagalkan peluang bersih Afrika Selatan untuk mencetak gol.
Hingga pertandingan usai, keunggulan dua gol Meksiko tetap bertahan.
Editor : Muttaqien






















Discussion about this post