BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) membatasi aktivitas pendakian di kawasan Gunung Gede Pangrango pada 23-29 Juli 2026. Pembatasan dilakukan karena kawasan taman nasional akan digunakan untuk penyelenggaraan ajang lari lintas alam internasional.
Berdasarkan pengumuman resmi Balai Besar TNGGP, selama periode tersebut jalur pendakian ditutup sementara untuk kunjungan umum. Penutupan dilakukan guna mendukung pelaksanaan Jakarta Open Trail Run yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan South East Asia Trail Running Confederation (SEATRC).
Kegiatan tersebut memanfaatkan kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sebagai salah satu lokasi perlombaan. Karena itu, akses pendakian hanya diperuntukkan bagi kebutuhan penyelenggaraan kejuaraan.
Balai Besar TNGGP mengimbau masyarakat yang telah merencanakan pendakian pada akhir Juli untuk menyesuaikan jadwal perjalanan. Calon pendaki juga disarankan melakukan reservasi di luar masa pembatasan agar tidak mengalami kendala saat memasuki kawasan taman nasional.
“Penutupan sementara dilakukan untuk mendukung kelancaran dan keselamatan seluruh peserta kegiatan,” demikian keterangan Balai Besar TNGGP.
Balai Besar TNGGP berharap calon pendaki memperhatikan jadwal penutupan sementara tersebut sebelum melakukan reservasi maupun perjalanan menuju pintu masuk pendakian.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post