BogorOne.co.id | Ternate – Dua penerbangan dari Bandara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara, menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dibatalkan pada Senin pagi, 7 September 2026. Pembatalan itu berdampak terhadap sekitar 324 penumpang.
Dua penerbangan tersebut dioperasikan Garuda Indonesia dan Batik Air. Garuda Indonesia sedianya berangkat pukul 08.00 WIT, sedangkan Batik Air dijadwalkan terbang pada pukul 08.50 WIT.
Pembatalan terjadi karena dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan penutupan rute penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.
Sejumlah penumpang yang sudah tiba di Bandara Sultan Babullah mengaku baru mengetahui penerbangan mereka dibatalkan setelah berada di bandara. Informasi tersebut disampaikan melalui pihak maskapai.
Anto, salah satu calon penumpang Garuda Indonesia tujuan Jakarta, mengatakan maskapai menawarkan perubahan jadwal atau pengembalian dana kepada penumpang.
“Kami jadwalnya berangkat hari ini, namun dari maskapai menyampaikan informasi itu batal berangkat. Kami diarahkan untuk merubah jadwal penerbangan. Ini karena ada erupsi Gunung Anak Krakatau itu,” ujar Anto kepada wartawan, Senin, 7 September 2026.
Sebagian penumpang memilih mengembalikan tiket dan mencari jalur lain menuju Jakarta. Salah satu pilihan adalah terbang ke Bandara Juanda, Surabaya, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jakarta melalui jalur darat.
Yusi, calon penumpang lainnya, mengatakan dia bersama empat orang rekannya harus mencari alternatif setelah sejumlah penerbangan dari Ternate ke kota lain telah penuh.
“Ini karena bencana alam, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, jadi mau bagaimana juga kita enggak bisa memaksakan kehendak. Paling cari solusi atau alternatif lain,” kata Yusi.
Menurut dia, rombongannya sempat mempertimbangkan penerbangan melalui Yogyakarta atau Surabaya. Namun, kursi penerbangan yang tersedia sudah penuh. Mereka kemudian mempertimbangkan perjalanan ke Surabaya pada Selasa untuk selanjutnya menggunakan kereta menuju Jakarta.
Pembatalan penerbangan Ternate-Jakarta itu terjadi setelah Bandara Soekarno-Hatta menutup sejumlah rute penerbangan sejak Ahad, 6 September 2026, sebagai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Adapun penerbangan dari Bandara Sultan Babullah menuju sejumlah daerah lain masih beroperasi pada Senin. Rute menuju Surabaya, Makassar, Manado, Ambon, Labuha, dan Morotai dilaporkan tetap berjalan sesuai jadwal.
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post