BogorOne.co.id | Kota Bogor – Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Bogor seperti pernyataan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bahwa peningkatan kasus sampai dengan 1000 persen, menurut Anggota DPRD Komisi IV Devie p. Sultani (DPS) hal tersebut jangan dianggap sepele.
Tentunya harus menjadi perhatian semua pihak apalagi penyebaran varian Omicron terbilang cukup cepat. “Apapun nama variannya tetaplah berbahaya. Maka kita harus terus waspada,” ucapnya, Minggu (31/1/2022).
Apalagi, lanjutnya, peningkatan kasus Covid-19 terjadi juga di kalangan dunia pendidikan. DPS mengimbau masyarakat, ornag tua murid, pendidik termasuk Pemkot Bogor untuk bersama-sama menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) dalam perang melawan Covid-19.
“Kita tidak bisa terus menerus bersembunyi dari situasi ini. Bagi pihak sekolah dalam melakasanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) harus benar-benar dilaksanakan aturannya, bagaimana dengan tempat duduknya, ketersediaan tempat cuci tangan, penggunaan masker dan sebagainya,” jelasnya.
Politisi dari fraksi KBR partai Nasdem ini, meminta kepada Pemkot Bogor untuk menyediakan masker, membagikan kepada anak didik agar juga mengurangi beban para orang tua murid dan karena juga penggunaan masker yang baik dan benar itu bisa mengurangi tingkat penyebaran virus Covid-19.
“Dengan bertambahnya kasus Covid-19 di Indonesia per hari ini sebanyak 12 ribu kasus, harus menjadi perhatian kita semua tidak hanya pemerintah kota saja tapi bersama-sama dengan masyarakat dalam berperang melawan Covid-19,” tegasnya.
“Pun saya akan terus bergerak membagikan masker kepada warga sebagai bukti nyata kita peduli terhadap kesehatan masyarakat. Pakai Masker itu Keren,” pungkasnya. (Fik)

























Discussion about this post