• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Kamis, Juli 23, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

R.M Tirto Adhi Soerjo dan Lahirnya Gerakan Sarekat Islam di Bogor 

Redaksi by Redaksi
18 Mei 2022
in NASIONAL
0
R.M Tirto Adhi Soerjo dan Lahirnya Gerakan Sarekat Islam di Bogor 
322
SHARES
322
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Subhan Murtadla
Ketua DPC Syarikat Islam Kota Bogor

Tirto Adhi Soerjo menjadi jurnalis mengalami masa empat Gubernur Jenderal, yakni CHA van der Wijck (memerintah 1893-1898), W Rooseboom (1898-1904), JB van Huestz (1904-1909) dan AWF Idenburg (1909-1916).

Selama menjadi jurnalis, Tirto tidak hanya menulis, tetapi juga aktif berorganisasi. Gagal dengan Sarekat Prijaji (SP), Tirto mendirikan Sarikat Dagang Islamiah (SDI), pada 27 Maret 1909, di Bogor. Landasan organisasi ini berbeda dengan SP apalagi Budi Oetomo (BO).

Landasannya adalah kaum mardika atau mereka yang bukan mendapatkan penghidupan dari pengabdian kepada gubermen, tetapi pada pedagang, petani, pekerja, tukang, peladang, dan lain sebagainya.

BERITA LAINNYA

anggota DPRD Kota Banjar

Anggota DPRD Banjar Ditangkap dalam Kasus Dugaan Penipuan Dana MBG

18 Juli 2026
Kemarau panjang

Kemarau Panjang Picu Gagal Panen di Cianjur, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah

18 Juli 2026
Ketika Narasi Tidak Lagi Sejalan dengan Realitas, Akankah Indonesia Menuju Jurang Krisis?

Ketika Narasi Tidak Lagi Sejalan dengan Realitas, Akankah Indonesia Menuju Jurang Krisis?

18 Juli 2026
Tak Lagi Tertekan! Rupiah Perkasa Saat Dolar AS Mulai Kehilangan Tenaga

Tak Lagi Tertekan! Rupiah Perkasa Saat Dolar AS Mulai Kehilangan Tenaga

18 Juli 2026

Sama dengan SP, dalam organisasi barunya itu Tirto tidak mengambil kursi kepemimpinan. Presidennya adalah seorang saudagar, Sjech Achmad bin Abdoerachman Badjenet dan Komisarisnya, Sjech Said bin Abdoerachman Badjenet.

Keduanya merupakan lulusan sekolah tinggi di Turki dan menguasai bahasa Inggris, Prancis, dan Turki. Sedangkan Tirto, menjabat sebagai Sekretaris-Adviseur. Kedua Badjenet ini tidak lama duduk dalam organisasi dan mengundurkan diri.

Selanjutnya, SDI dipegang sendiri oleh Tirto. Pendirian SDI langsung mendapatkan sambutan hangat dari dalam dan luar negeri. Pers putih (Eropa) bahkan menyebutnya sebagai sambungan dari gerakan Pan-Islamisme internasional.

Bagai rumput kering terbakar dimusim kemarau, SDI dengan cepat menyebar. Keanggotaan pun terus bertambah, tidak hanya di Jawa saja. Tetapi juga di luar Jawa, SDI mendapatkan sambutan hangat.

Tirto lalu menyerahkan kepemimpinan pusat SDI kepada Hadji Samanhoedi dan secara otomatis pusat SDI dipindahkan dari Bogor ke Sala, Yogyakarta.

Tentang ini, Residen Surakarta, FF van Wijk menulis :

Perhimpunan SDI didirikan di sini beberapa bulan yang lalu oleh Redaktur Kepala Medan Prijaji yang terkenal itu. Raden Mas Tirtoadisoerjo. Juga di Buitenzoerg sudah berdiri perhimpunan seperti itu juga, pada 1909. Dalam waktu dekat , jumlah anggota membengkak cepat, masak dan mentah diterima sebagai anggota oleh Presiden Hadji Saman Hoedi.

Tetapi oleh Saman Hoedi, pimpinan pusat SDI diserahkan kembali kepada Umar Said Cokroaminoto, lulusan Sekolah Administratur (OSVIA). Keberanian dan kejujuran Cokroaminoto dalam memimpin disebut-sebut yang menarik Saman Hoedi untuk memilihnya.

Cokroaminoto lalu melakukan survei atas pondasi yang telah dibangun Tirto ke Surakarta. Ketika pulang ke Surabaya, dia membuat akte hukum Sarekat Islam (SI) yang baru bersama 11 orang lainnya.

Demikianlah SI secara resmi terbentuk, pada 10 September 1912, sebagai kelanjutan dari SDI. Dalam sejarah modern Indonesia, SI menjadi salah satu organisasi massa paling gemilang di abad ke-20, dengan Surabaya sebagai pusatnya.

Di tengah kesibukannya berorganisasi, Tirto terus menulis. Salah satu tulisannya yang cukup menonjol adalah saat dia membongkar dugaan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh seorang pejabat Eropa, Aspiran Kontrolir Purworejo, A Simon. Tulisan ini dimuat dalam edisi ke-20 surat kabar Medan Prijaji, pada 30 Juni 1908.

Dalam tulisannya itu, Tirto menyebut Simon sebagai snop aap atau monyet penetek atau ingusan. Dalam perkara itu, Simon diduga melakukan persekongkolan dengan Wedana Cangkrep, Purworejo, Mas Tjokrosanto, dalam mengangkat Lurah Desa Bapangan, untuk menyingkirkan calon dengan suara terbanyak dan menjatuhinya hukuman krakal.

Tulisan ini membuat gempar. Dalam pembelaannya di pengadilan, Tirto mengakui bahwa dirinya yang menulis artikel itu. Dia mengaku kesal, tetapi tidak bermaksud untuk menghina Simon secara pribadi apalagi fisik. Tulisan itu adalah kritikannya atas prilaku sewenang-wenang.

Pengadilan melepaskan Tirto dari tuduhan fitnah, namun dia mendapat vonis bersalah karena melakukan pencemaran nama baik dan dihukum buang dua bulan ke Telukbetung, Lampung, pada 1910.

Pulang dari Lampung, Tirto kembali memimpin Medan Prijaji. Pada 11 Juli 1910, surat kabar ini menjadi harian. Selain Medan Prijaji, Soeloeh Keadilan, dan majalah perempuan Poetri Hindia yang sangat populer, Tirto juga mengedit berkala bulanan Miliar Djawa, Sri Pasoendan, Pewarta Staats Spoor (SS) dan memimpin redaksi harian Pantjaran Warta.

Dari semua penerbitan yang dipegang Tirto, Medan Prijaji yang paling gemilang. Namun, tidak ada gading yang tidak retak. Medan Prijaji akhirnya ambruk juga. Sikap boros Tirto dan kurangnya kemampuan akuntansi yang baik, telah menjerumuskan Medan Prijaji Co. Ltd ke dalam krisis finansial. Kebangkrutan ini mengakibatkan persoalan hukum baru.

Pada 23 Agustus 1912, Tirto ditangkap di rumahnya Jembatan Merah, Bogor, dan ditahan di penjara Bogor. Dia dituntut oleh J Brunsveld van Hulten karena gagal melunasi utang. Medan Prijaji lalu dilelang kepada publik, tetapi hasilnya tidak cukup untuk membayar seluruh utang.

Dengan ini, maka berakhirlah sejarah perusahaan pribumi yang sebelumnya paling menjanjikan, dan dengan begitu berakhir pula surat kabar politik pertama Indonesia modern, Medan Prijaji.

Hukuman krakal adalah hukuman yang memaksa pesakitan bekerja di tempat umum, sehingga dapat disaksikan orang banyak. Pemerintah Kota Bogor Resmikan Jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo, Pendiri Syarikat Dagang Islam, Pahlawan Nasional.

Pada hari, Rabu tanggal 10 November 2021, Pemerintah Kota Bogor resmi mengganti nama Jalan Kesehatan menjadi Jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo, bertepatan di Hari Pahlawan. Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Penggantian nama jalan ini didasari atas permohonan Yayasan Priatman Untuk Negeri yang diajukan pada tanggal 30 Agustus 2021, perihal permohonan penggunaan nama R.M. Tirto Adhi Soerjo sebagai salah satu nama jalan di Kota Bogor. Pemerintah Kota Bogor kemudian melakukan kajian history dan Keputusan Presiden No. 85/TK/2006 tanggal 3 November 2006 tentang Raden Mas Djokomono Tirto Adhi Soerjo yang diangkat sebagai Pahlawan Nasional.

Maka untuk mengenang jasa pahlawan, Pemerintah Kota Bogor mengabulkan permohonan tersebut.Bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto menyerahkan Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 620/Kep.877-DPUPR/2021 Tentang Penggantian Nama Jalan Kesehatan Menjadi Jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo itu kepada pihak keluarga.

R.M. Tirto Adhi Soerjo sendiri merupakan seorang Pendiri Syarikat Dagang Islam, Perintis profesi kewartawanan dan penerbitan surat kabar di Bumiputra. R.M. Tirto Adhi Soerjo menjadi orang pertama dalam sejarah Indonesia yang merintis penggunaan surat kabar atau pers sebagai alat advokasi rakyat dan pembentuk pendapat umum.

Seorang yang dengan keberanian dan pikiran- pikirannya ikut menjadi salah satu penggerak kebangkitan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, pada tahun 1973, pemerintah mengukuhkannya sebagai Bapak Pers Nasional.

R.M. Tirto Adhi Soerjo juga dikenal sebagai Sang Pemula.Menurut Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, cukup banyak tokoh-tokoh legendaris dan fenomenal yang hebat tercatat dalam sejarah diakui dalam negara, tapi tidak cukup dikenal kekinian oleh anak muda. Padahal kiprahnya luar biasa, berpengaruh dan menginspirasi. Salah satunnya adalah R.M. Tirto Adhi Soerjo.

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto memberikan penjelasan “R.M. Tirto Adhi Soerjo adalah pendiri dari Sarikat Prijaji, pendiri Sarikat Dagang Islam yang kemudian menjadi cikal bakal Sarikat Islam, yang menjadi cikal bakal gerakan nasionalisme, yang melahirkan tidak hanya tokoh-tokoh nasionalis tapi tokoh-tokoh pergerakan Islam pada masa perjuangan yang didirikan Indonesia.

R.M. Tirto Adhi Soerjo dikenal sebagai jurnalis yang sangat kritis, yang membela kepentingan pribumi, yang berani mengkritisi pemerintahan kolonial hingga mengorbankan hidupnya dan diasingkan kemudian sangat berpengaruh di lingkungan  pribadinya,

R.M. Tirto Adhi Soerjo wafat pada tahun 1918, pada saat Bung Karno masih belia. Tidak salah jika banyak sejarawan yang menempatkan R.M. Tirto Adhi Soerjo sebagai orang yang memulai gerakan Indonesia.

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto menegaskan, Ada tiga hal yang dasyat dan luar biasa dari sosok R.M. Tirto Adhi Soerjo. Pertama, R.M. Tirto Adhi Soerjo mengajarkan kita bahwa jurnalisme bisa menjadi senjata paling tajam untuk melawan penjajahan dan ketidakadilan.

Kedua, R.M. Tirto Adhi Soerjo adalah seorang nasionalis.Tirto mengajarkan nasionalisme bahwa Indonesia dipersatukan bukan karena persamaan agama, bukan karena persamaan etnis, tapi persamaan nasib.

Ketiga, R.M. Tirto Adhi Soerjo mengajarkan kita semua bahwa negara ini dipikirkan, dibangun dan dibayangkan oleh perjuangan kaum terdidik. Kaum yang merasakan pendidikan tinggi sehingga menjadi peringatan bagi orang-orang terdidik untuk tidak asik sendiri dan mementingkan kepentingannya sendiri.

Kota Bogor bangga karena ada orang besar di republik ini, diabadikan nama jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo tidak jauh dari kantor PWI Kota Bogor.

Peninggalan legasi almarhum R.M. Tirto Adhi Soerjo dilanjutkan, akan dibangun perustakaan kota dan akan bangun Pojok R.M. Tirto Adhi Soerjo oleh Pemerintah Kota Bogor sehingga anak-anak muda bisa belajar tentang jurnalisme kritis dan idealisme wartawan,serta tentang kebangsaan dari seorang R.M. Tirto Adhi Soerjo.

Sumber Tulisan:
-Pramoedya Ananta Toer, Sang Pemula, Lentera Dipantara, Jakarta 2003.

-Pramoedya Ananta Toer, Jejak Langkah, Hasta Mitra, 1985 (dilarang beredar oleh Kejaksaan Agung).

-Pramoedya Ananta Toer, Rumah Kaca, Hasta Mitra, Februari 2001.

-Ahmat Adam, Sejarah Awal Pers dan Kebangkitan Kesadaran Keindonesiaan, Hasta Mitra, 1995.

-Robert van Niel, Munculnya Elit Modern, Pustaka Jaya, 1984.

-Media Massa Cetak dan on-line 2021.

Tags: Lahirnya Gerakan Sarekat Islam di BogorR.M Tirto Adhi Soerjo

Related Posts

anggota DPRD Kota Banjar
NASIONAL

Anggota DPRD Banjar Ditangkap dalam Kasus Dugaan Penipuan Dana MBG

18 Juli 2026
Kemarau panjang
NASIONAL

Kemarau Panjang Picu Gagal Panen di Cianjur, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah

18 Juli 2026
Ketika Narasi Tidak Lagi Sejalan dengan Realitas, Akankah Indonesia Menuju Jurang Krisis?
NASIONAL

Ketika Narasi Tidak Lagi Sejalan dengan Realitas, Akankah Indonesia Menuju Jurang Krisis?

18 Juli 2026
Tak Lagi Tertekan! Rupiah Perkasa Saat Dolar AS Mulai Kehilangan Tenaga
NASIONAL

Tak Lagi Tertekan! Rupiah Perkasa Saat Dolar AS Mulai Kehilangan Tenaga

18 Juli 2026
Gerindra
NASIONAL

Febrie Adriansyah Diperiksa 11 Jam dalam Kasus Asabri

17 Juli 2026
kekeringan
NASIONAL

Kekeringan Meteorologis Meluas, BMKG Minta Warga Hemat Air

13 Juli 2026
Next Post
Sambangi Pasar Gunung Batu, Jokowi Bagikan Bansos dan Cek Harga Migor

Sambangi Pasar Gunung Batu, Jokowi Bagikan Bansos dan Cek Harga Migor

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Azka

7 Hari Hilang, Keberadaan Azka Masih Misteri

3 Agustus 2025
10 SD Negeri di Kota Bogor Direncanakan Digabung Tahun Ini

10 SD Negeri di Kota Bogor Direncanakan Digabung Tahun Ini

1 Februari 2026
Alun-alun Empang

Pemkot Bogor Segera Tata Alun-alun Empang Setelah Nazhir Wakaf Terbentuk

11 Juni 2026
CEO Indosat Ooredoo Raih Penghargaan Gold di APAC Stevie Awards 2021

CEO Indosat Ooredoo Raih Penghargaan Gold di APAC Stevie Awards 2021

27 Mei 2021

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In