BogorOne.co.id | Cibinong – Memasuki masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Bupati Bogor Ade Yasin 23 Pejabat Eselon secara virtual di Pendopo Bupati, Senin (05/07/21).
Dia minta para pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan sungguh-sungguh dan inovatif di tengah kondisi pandemi covid-19.
“Ya, ini untuk mendorong optimalisasi pengendalian covid-19 serta terwujudnya Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban,” kata Ade Yasin.
Sebanyak 23 pejabat eselon II,III dan IV yang dilantik diminta untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, sepenuh hati dan inovatif, karena saat ini Kabupaten Bogor masih dalam kondisi pandemi covid-19 dan penerapan PPKM Darurat.
Diakui dia, karena masih menerapkan PPKM Darurat, maka pelantikan ini dilaksanakan secara virtual dan live tetapi tidak mengurangi esensinya dari sumpah jabatan ini.
“Artinya walaupun kita jauh tidak juga mengurangi kesungguhan saudara-saudara dalam dalam mengemban tugas di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Tak hanya itu, dia juga minta, para pejabat yang dilantik bisa menunaikan tugas dengan baik, mampu menjabarkan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Bogor dan bisa menjabarkan program-program dari Pemerintah Daerah.
Dirinya juga meminta khususnya kepada eselon II yang baru dilantik yang seluruhnya promosi dapat bekerja dengan baik, loyalitas kepada masyarakat, program dijalankan, visi-misi dikawal
Dia menegaskan, bahwa tidak mudah untuk menjadi eselon II hanya orang-orang tertentu yang bisa menjabat. Dan jabatan tersebut sedikit tetapi diperebutkan oleh banyak.
Maka dari itu, dia berpesan, bekerjalah dengan sebaik-baiknya, karena mereka yang terpilih adalah yang terbaik. Bahkan sebelumnya mereka sudah melewati tahap wawancara dan membuat makalah sesuai bidang yang akan mereka jalani nanti.
“Saya lihat assessment mereka cukup bagus ini tentunya beberapa faktor yang jadi penilaian kami,” tegas ketua DPW PPP Jabar itu.
Bupati juga menegaskan, banyak PR yang harus lakukan oleh para pejabat yang baru dilantik khususnya eselon II terutama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yakni.
Misalnya, untuk melakukan penataan kota Cibinong yang lebih baik, di upgrade tempat-tempat wisata dan optimalkan pengelolaan desa wisata.
“Saya kira mereka orang-orang yang dipilih sudah lolos assessment dan sudah tepat berada di posisinya,” ucapnya.
Masih kata dia, bahwa kepariwisataan merupakan pekerjaan yang cukup berat, tapi dia yakin pejabat yang menempati posisi tersebut akan mampu.
“Saya yakin kang Deni pernah menjabat jadi ketua karang taruna beberapa periode, artinya beliau sudah sangat paham betul situasi Kabupaten Bogor dan tau dimana lokasi lokasi pariwisata yang bagus yang perlu di-upgrade ke depannya,” pungkasnya. (Fry)





























Discussion about this post