BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pandemi Covid-19 di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Hal ini terlihat dari penambahan kasus harian, angka kematian dan kasus aktif yang meningkat signifikan.
Data per Selasa (06/07/21) terjadi penambahan 31.189 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Angka tersebut merupakan penambahan kasus harian tertinggi sejak pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia.
Penambahan tersebut menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 2.345.018 orang. Kasus Covid-19 saat ini sudah tercatat di 510 kabupaten/kota dari seluruh provinsi di Indonesia. Dengan demikiam penularan virus corona sudah terjadi di lebih dari 99 persen wilayah Indonesia.
DKI Jakarta dan Jawa Barat tercatat sebagai wilayah dengan penyebaran kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia.
Di DKI Jakarta tercatat ada 482.264 kasus positif Covid-19, sedangkan di Jawa Barat tercatat ada 350.719 kasus positif Covid-19.
Akibat lonjakan kasus Covid-19 tersebut, pemerintah memberlakukan PPKM Darurat di wilayah Jawa-Bali terhitung sejak tanggal 3 Juli 2021 sampai dengan 20 Juli 2021 mendatang.
Di tengah diberlakukannya PPKM Darurat di Wilayah Jawa-Bali, Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA) melaksanakan bhakti sosial bersama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI).
Dalam kegiatan tersebut, dibagikan ratusan sembako dan puluhan ribu masker di Bogor untuk membantu masyarakat dalam menghadapi masa-masa krisis ditengah pandemi Covid-19 ini.
Ketua Umum PB INSPIRA mengatakan
Rizqi Fathul Hakim mengatakan, bhakti sosial tersebut adalah wujud dari kepedulian Organisasi yang dipimpinnya atas situasi sulit yang sedang dihadapi.
“Kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh Polri. Secara kelembagaan kami mengucapkan beribu terimakasih kepada Bapak Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo yang sangat antusias dengan kegiatan ini,” katanya.
Dia menjelaskan, bahwa Kapolri berpesan kepadanya untuk terus bahu membahu dan bersinergi dengan pemerintah demi mendukung program percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat yang sehat dan membantu pemulihan ekonomi nasional.
Di lain kesempatan Sekjend PB INSPIRA, Dinal Gusti menambahkan kegiatan bakti sosial ini adalah bagian dari tanggung jawab selaku pemuda Indonesia.
“Kebijakan PPKM Darurat yang diambil oleh pemerintah adalah langkah tepat untuk mengurangi resiko terjadinya penularan Covid-19,” ungkapnya.
Diakui dia, selama PPKM darurat ini sejumlah pusat-pusat perdagangan, perkantoran, hingga kantor-kantor pemerintah mengambil inisiatif untuk menutup kantor.
Dan situasi PPKM Darurat ini hampir mirip dengan situasi ketika Wabah ini datang di negeri ini.
“Untuk mengantisipasi hal-hal yang bersifat ekonomi dan juga kesehatan, Bakti Sosial adalah solusi tepat untuk membantu kerja pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan juga problem ekonomi yang menyertainya,” tutupnya. (Fry)





























Discussion about this post