BogorOne.co.id | Jakarta – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Keputusan ini memicu reaksi keras dari netizen, akun media sosial AFC dengan kritik dan kecurigaan terhadap netralitas federasi.
Babak keempat ini akan diikuti enam tim, yakni Indonesia, Irak, Oman, Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, dan Qatar. Mereka merupakan peringkat ketiga dan keempat dari babak ketiga kualifikasi. Tim-tim tersebut akan dibagi dalam dua grup dan bermain dengan format kompetisi penuh.
Dua tim teratas dari masing-masing grup akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Sementara itu, dua tim peringkat kedua akan menjalani laga play-off kandang-tandang pada November mendatang. Pemenangnya akan melaju ke play-off antarbenua melawan wakil dari Amerika Utara dan Tengah, Amerika Selatan, Afrika, serta Oseania.
Sebelum pengumuman resmi pada Jumat (13/6/2025), kabar mengenai penunjukan Arab Saudi dan Qatar sudah lebih dulu beredar.
Hal itu mendorong Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengirim surat resmi kepada AFC dan FIFA pada 7 Juni 2025 untuk meminta kejelasan mengenai kriteria penunjukan tuan rumah.
Permintaan serupa juga diajukan oleh Federasi Sepak Bola Irak (IFA) dan Uni Emirat Arab (UFA), namun tidak mendapat tanggapan dari AFC. Federasi tetap menetapkan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah babak keempat.
Tak lama setelah pengumuman, unggahan AFC di Facebook dibanjiri lebih dari 2.500 komentar dalam waktu dua jam. Sebagian besar berisi kritik terhadap keputusan tersebut dan menuding AFC berpihak pada negara-negara Asia Barat.
“AFC sepertinya ingin Qatar dan Arab Saudi lolos,” tulis pengguna akun Melati EC, disertai tagar #afcmafia yang mendapat ratusan tanda suka. Komentar lain menyebut singkatan AFC kini berarti “Arab Football Confederation”.
Penunjukan tuan rumah dari Asia Barat juga dinilai memperpanjang dominasi kawasan tersebut dalam ajang-ajang besar. Qatar sebelumnya menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, Piala Asia 2023, dan Kejuaraan AFC U-23 2024.
Sementara Arab Saudi dijadwalkan menjadi tuan rumah Piala Asia 2027, Kejuaraan U-23 2026, dan Piala Dunia 2034. Uni Emirat Arab pun sempat menjadi tuan rumah Piala Asia 2019.
Menanggapi keputusan tersebut, PSSI menyatakan tetap menghormati otoritas AFC.
“Kami menghargai keputusan memilih tuan rumah,” ujar Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam pernyataan resmi pada Jumat (13/6/2025).
Ia menyebut, fokus Indonesia saat ini adalah mempersiapkan diri menghadapi laga kualifikasi.
“Kami berharap semua pertandingan di babak ini berjalan adil dan dalam semangat fair play,” ujarnya.
Babak keempat kualifikasi akan digelar pada 8, 11, dan 14 Oktober 2025. Pengundian grup dijadwalkan berlangsung pada 17 Juli di Jepang, namun sejauh ini AFC belum merinci kriteria pengundian.
Meski negara-negara tersebut dikenal memiliki infrastruktur olahraga mumpuni dan kapasitas finansial besar, banyak pihak mempertanyakan apakah AFC memiliki keberpihakan terhadap Asia Barat dalam penunjukan tuan rumah.
Meski kecewa, PSSI tetap menghargai keputusan AFC. “Kami menghargai keputusan memilih tuan rumah,” ujar Presiden PSSI Erick Thohir dalam pernyataan resminya pada Jumat.
Ia menegaskan bahwa saat ini Indonesia harus fokus pada persiapan menghadapi laga kualifikasi. “Kami berharap semua pertandingan di babak ini berjalan adil dan dalam semangat fair play,” tambahnya.
Babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan digelar pada 8, 11, dan 14 Oktober 2025. Pengundian grup dijadwalkan berlangsung pada 17 Juli di Jepang, tanpa kriteria unggulan yang jelas diumumkan oleh AFC hingga kini.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post