BogorOne.co.id | Jakarta – Tidak puas dengan kinerja Bupati Bogor Iwan Setiawan khusunya dalam proses rotasi mutasi jabatan, puluhan Aktivis Lingkar Masyarakat Bogor (LIMBO) gelar aksi di Kantor Komisi ASN di Jakarta, Jumat 3 November 2023
Mereka mendesak agar KASN memeriksa Bupati Bogor beserta tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang dinilai ugal-ugalan dalam melakukan promosi, rotasi dan mutasi pejabat.
“Kami mendesak agar Komisi ASN segera turun untuk melakukan pemeriksaan dalam mutasi, rotasi dan promosi jabatan yang terjadi di Pemkab Bogor,” kata Ketua LIMBO Dede Jujun.
Dede Jujun mengatakan, sejak Iwan Setiawan dilantik sebagai Bupati Bogor definitif melanjutkan sisa jabatan periode 2019-2023, telah melakukan beberapa kali mutasi, rotasi dan promosi jabatan mulai eselon 4 hingga eselon 2.
Dia menegaskan, bahwa proses mutasi yang dilakukan Bupati Bogor ini harusnya merujuk pada kekosongan jabatan yang saat ini melingkupi Pemkab Bogor.
“Bupati Bogor itu merotasi, mutasi dan promosi pejabat yang jumlahnya ratusan orang. Namun sayangnya, jabatan yang sudah lama kosong, malah dibiarkan saja. Lihat saja itu posisi kepala dinas, banyak yang dijabat oleh Plt,” tegasnya.
Sebab kata Dede, seharusnya rotasi dan mutasi yang dilakukan oleh Bupati Bogor Iwan Setiawan adalah untuk pembenahan struktur, yakni mengisi kekosongan jabatan.
“Harusnya dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan. Kemudian juga untuk mempercepat terwujudnya target atau janji politik yang tertuang dalam Pancakarsa,” jelasnya.
Dede Jujun juga menegaskan, lebih ironisnya lagi ada ASN yang tidak masuk kantor selama 23 bulan, tetapi malah mendapat promosi jabatan.
“Hal ini tentu saja menimbulkan banyak pertanyaan. Kasus Alwin Bedsy Rumate yang dituduh saudara Isac tidak masuk kantor selama 23 bulan namun mendapat promosi jabatan, itu bisa menjadi pintu awal untuk pemeriksaan oleh Komisi ASN,” tegas dia lagi.
Menyikapi aksi tersebut, perwakilan Komisi ASN mengaku akan melaporkan kepada pimpinan untuk langkah selanjutnya. (*)
























Discussion about this post