BogorOne.co.id | Kota Bogor – Alun-Alun Kota Bogor dipadati wisatawan selama libur awal tahun, Jumat, 2 Januari 2026. Pengunjung datang dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, untuk memanfaatkan ruang terbuka publik di pusat kota Bogor.
Salah seorang wisatawan asal Jakarta, Rudi Irawan (45), menilai kondisi Alun-Alun Kota Bogor kini lebih bersih dan tertata dibandingkan beberapa tahun lalu. Ia mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam menata kawasan tersebut agar nyaman digunakan masyarakat dan wisatawan.
“Saya melihat suasana di sini cukup ramai. Tempat wisata di Bogor sekarang lebih bersih dan tertata dibandingkan dulu,” kata Rudi.
Meski demikian, Rudi menyoroti masih adanya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan trotoar. Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi mengganggu ketertiban umum dan arus lalu lintas.
“Pedagang seharusnya ditata dan ditempatkan di lokasi khusus supaya tidak mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.
Pengunjung lainnya, Salma Fauziah (22), yang baru pertama kali mengunjungi Alun-Alun Kota Bogor, mengatakan keramaian dipicu oleh momentum libur akhir pekan dan libur tahun baru. Ia menyebut Bogor menjadi alternatif wisata bagi warga luar daerah.
“Masih libur, jadi ramai. Bagi warga Jakarta, Bogor bisa jadi pilihan untuk menikmati suasana dan kuliner,” kata Salma.
Salma juga menyoroti masih ditemukannya PKL yang berjualan di atas trotoar, termasuk di jalur khusus penyandang disabilitas. Menurut dia, kondisi tersebut mengganggu fungsi trotoar sebagai fasilitas pejalan kaki.
“Trotoar, apalagi jalur disabilitas, seharusnya steril,” ujarnya.
Meski begitu, pengunjung menilai kondisi fisik trotoar di kawasan Alun-Alun Kota Bogor cukup baik. Salma mengatakan permukaan trotoar relatif aman dan tidak licin meski diguyur hujan.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor, Pupung W. Purnama, mengatakan pihaknya tengah melakukan inventarisasi permasalahan di lapangan, termasuk keberadaan PKL di kawasan Alun-Alun Kota Bogor.
“Saat ini kami sedang menginventarisasi permasalahan dan memaksimalkan penugasan personel di lapangan. Nanti akan dilakukan evaluasi,” kata Pupung
Ia menyatakan penataan kawasan akan dilakukan secara bertahap. Menurut dia, hal-hal yang telah berjalan dengan baik akan dipertahankan, sementara kekurangan akan menjadi bahan evaluasi ke depan.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post