• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 25, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Apakah Menutup Sekolah yang Tawuran Sebuah Solusi?

Redaksi by Redaksi
17 Maret 2023
in NASIONAL
0
Apakah Menutup Sekolah yang Tawuran Sebuah Solusi?
239
SHARES
609
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Syabar Suwardiman, S.Sos., M.Kom. Sekretaris Badan Musyawarah Sekolah Swasta (BMPS) Kota Bogor

BogorOne.co.id | Kota Bogor –Tulisan ini terinspirasi dari seorang guru yang aktif dalam sebuah komunitas rumah belajar. Dia penggagas dari komunitas itu. Bekerja sama dengan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Kegiatan utamanya adalah menghimpun sumber daya pendanaan bagi masyarakat lemah. Lemah dalam motivasi belajar dan lemah secara ekonomi.

Cara berpikirnya berdasarkan pengalaman bertahun tahun sebagai seorang guru. Selama ini yang mendapatkan bantuan atau bea siswa, adalah siswa berprestasi (secara kognitif), pada umumnya dari keluarga yang relatif mampu.

BERITA LAINNYA

Bernadya

Bernadya Batal Tampil di Palembang akibat Kabut Asap Karhutla

24 Oktober 2026
siswi madrasah tsanawiyah

Diejek Miskin dan Dituduh Mencuri, Siswi MTs Enggan Sekolah

24 Oktober 2026
The Jakmania

Lima Tersangka Pelempar Bus The Jakmania Ditangkap, Dua Penumpang Terluka

24 Oktober 2026
mortir

Mortir Sepanjang 1,3 Meter Ditemukan di Kebun Sawit Ogan Ilir

21 Oktober 2026

Lalu siapa yang memikirkan orang yang lemah motivasi belajarnya dan lemah secara ekonominya?

Secara teoretis lemah ekonomi adalah berarti miskin. Kemiskinan ditinjau dari aspek keilmuan ada kemiskinan struktural dan kemiskinan kultural.

Musuh utama agamapun adalah kemiskinan. Sebab menyebabkan kufur yang akhirnya menjadi kafir atau tertutup pada kepekaan lingkungan.

Mereka yang dilanda kemiskinan akan tak peduli pada keadaan. Jika secara ekonomi anak adalah mampu menghasilkan atau membantu ekonomi keluarga maka anak akan dieksploitasi, sehingga kebutuhan dasar anak misal pendidikan akan ditinggalkan.

Cara berpikir guru yang menginspirasi tulisan ini adalah sadar bahwa pendidikan melanggengkan struktur yang menjadikan orang miskin makin terpinggirkan.

Paulo Freire menyebutnya sebagai pendidikan kamu tertindas. Pendidikan di lembaga formal ikut melanggengkan kemiskinan struktural.

Kurikulum dibuat oleh orang orang mapan dan mempertahankan kemapanan. Tak ada ruang yang lebih leluasa untuk orang miskin. Paulo Freire kemudian mengemukakan ide fundamental, pendidikan yang membebaskan.

Lalu Apa Kaitannya Paparan teoretis Tadi dengan Tawuran Pelajar?

Dengan cara berpikir tadi jangan-jangan siswa pelaku tawuran adalah para pelajar yang termarjinalkan. Lemah motivasi belajarnya, lemah juga ekonominya.

Kapolresta Bogor mengungkapkan ciri-ciri pelaku tawuran selalu terlambat masuk sekolah, sering bolos, pakaiannya tidak rapi, nilai jelek. Ada sentilan dari Pak Kapolresta ditambah tidak adanya kepedulian guru.

Dikaitkan dengan gagasan guru yang menginspirasi tulisan ini, harusnya sentilan Kapolresta menjadi pertanyaan yang diperdalam dan diperluas?

Mengapa tidak ada kepedulian masyarakat, karena makna pendidikan itu luas, di sekolah sangat terbatas. Di luar sekolah ada orang tua, ada tokoh masyarakat, ada polisi.

Anak nakal bukan produk sekolah tetapi adalah produk lingkungan. Berarti tanggung jawabnya menjadi tanggung jawab negara.

Bukan hanya sekolah. Oleh karena itu solusinya tidak dengan tindakan emosional dengan menutup sekolah. Bagaimanapun sekolah swasta telah memberikan kontribusi besar, termasuk andil dalam peningkatan IPM suatu daerah.

Beberapa Solusi Yang Sudah Pada Jalurnya : 

Sekolah Ibu, gagasan langsung Wali Kota Bogor sebenarnya sangat berkaitan dengan masalah karakter anak, hampir semua permasalahan anak berasal dari keluarga inti.

Apalagi tingkat perceraian Kota Bogor dan juga Kabupaten cukup tinggi. Namun ketika Kota membuka sekolah Ibu, apakah kabupaten tetangga Kota Bogor melakukan hal yang sama?

Mari kita buka kasus dengan jernih, ternyata pelaku bukan berdomisili di Kota Bogor. Mengapa yang ditutup sekolahnya? Kalau lebih praktis mengapa tidak melarang lintas kota/kabupaten saja? Namun ini Indonesia, semua orang berhak sekolah.

Merger sekolah, di Jakarta pernah dilakukan zaman Gubernur Lagendaris Ali Sadikin. Dia menggabungkan SMAN 9 dan SMAN 11 menjadi SMAN 70. Kalau sekolah swasta pelaku tawuran ditutup bagaimana dengan sekolah negeri? Dari sisi hukum sama saja.

Solusi Alternatif 

Sekolah pelaku tawuran memiliki riwayat panjang, ada jejak alumni, kebanggaan sempit asal sekolah. Kebanggaan sempit ini sering menjadi pemicu, hanya karena sebuah provokasi dari sekolah lain.

Jika negeri bisa dimergerkan, menurut saya sekolah swasta yang sering terlibat tawuran harus berani memulai dengan jenama baru. Ini untuk memutuskan mata rantai kebanggaan sempit tadi. Peran pemerintah adalah mempermudah terkait jenama baru tadi.

Dari sisi praktis harus ada tindakan luar biasa (extraordinary), siswa yang terlibat dalam tawuran harus diambil alih negara karena sudah bermasalah sejak di keluarga. Didik mereka menjadi pasukan cadangan, atau menjadi tenaga sukarela ditempatkan di pulau-pulau terluar Indonesia.

Jangan sampai saudara kita yang lemah motivasi belajar dan lemah ekonominya makin termarjinalkan. (*)

Tags: Badan Musyawarah Sekolah SwastaBMPS Kota BogorMenutup Sekolah TawuranSebuah SolusiSyabar Suwardiman

Related Posts

Bernadya
LIFESTYLE

Bernadya Batal Tampil di Palembang akibat Kabut Asap Karhutla

24 Oktober 2026
siswi madrasah tsanawiyah
NASIONAL

Diejek Miskin dan Dituduh Mencuri, Siswi MTs Enggan Sekolah

24 Oktober 2026
The Jakmania
NASIONAL

Lima Tersangka Pelempar Bus The Jakmania Ditangkap, Dua Penumpang Terluka

24 Oktober 2026
mortir
NASIONAL

Mortir Sepanjang 1,3 Meter Ditemukan di Kebun Sawit Ogan Ilir

21 Oktober 2026
Bob Hasan Soroti Pemulihan Hak Korban Kejahatan: Jangan Terhambat Birokrasi
NASIONAL

Bob Hasan Soroti Pemulihan Hak Korban Kejahatan: Jangan Terhambat Birokrasi

20 Oktober 2026
Dua Tahun Memimpin, Elektabilitas Presiden Prabowo Terus Merosot Tinggal 9.8 Persen
NASIONAL

Dua Tahun Memimpin, Elektabilitas Presiden Prabowo Terus Merosot Tinggal 9.8 Persen

20 Oktober 2026
Next Post
Ingin Bogor Jadi Kota Paling Sehat, Ini Kisah dokter Rayendra

Ingin Bogor Jadi Kota Paling Sehat, Ini Kisah dokter Rayendra

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

The Devil Wears Prada 2

Teaser Perdana The Devil Wears Prada 2 Dirilis

14 November 2025
Geram! Dewan Minta Alfamart Patuhi Aturan Pemkot Bogor 

Geram! Dewan Minta Alfamart Patuhi Aturan Pemkot Bogor 

16 Maret 2023
Polresta Bogor Kota Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek RSMM Bogor 

Polresta Bogor Kota Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek RSMM Bogor 

21 Februari 2023
pangan murah

Ramadan di Depan Mata, Pemkab Bogor Perkuat Pangan Murah dan Cadangan Beras

10 Februari 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
', enable_page_level_ads: true });