• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Jumat, September 11, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home EKBIS

Apeksi Siap Kawal Pemulihan Ekonomi Dampak Pandemi

Redaksi by Redaksi
5 Mei 2021
in EKBIS
0
Apeksi Siap Kawal Pemulihan Ekonomi Dampak Pandemi
63
SHARES
63
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) siap mengawal pemerintah dalam mewujudkan pemilihan ekonomi yang setahun belakangan ambruk karena dampak Pandemi covid-19.

Hal itu diungkapkan Bima Arya saat menggelar dialog nasional untuk pemulihan ekonomi dan investasi daerah dengan tajuk “Apa Kabar UU Cipta Kerja?”. Dialog secara daring ini diikuti sejumlah kepala daerah.

Ketua Dewan Pengurus APEKSI Bima Arya mengatakan, APEKSI siap mengawal target Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang positif melalui belanja daerah dan penguatan penanganan Covid-19 di daerah.

Namun, kata Bima, pertumbuhan ekonomi tersebut juga tergantung kepada implementasi dari Undang Undang Cipta Kerja.

BERITA LAINNYA

Mixue Group

Mixue Tutup 89 Gerai di Luar China, Fokus Perkuat Operasional

4 September 2026
Babah Alun

Babah Alun Rancang Tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda Terhubung hingga Caringin

6 Agustus 2026
Harga emas

Harga Emas Antam Turun Lagi, Buyback Susut Rp 8.000 per Gram

20 Juli 2026
Peternak Ayam

Biaya Pakan Tinggi, Peternak Ayam di Bogor Pilih Istirahat Produksi

4 Juli 2026

Politisi PAN itu melihat Menteri Bahlil (Menteri Investasi Bahlil Lahadalia) punya banyak pekerjaan rumah (PR). Dia berpendapat ada fenomena tsunami regulasi.

“Yaitu produk aturan turunan dari UU Ciptaker yang harus dipercepat. Ada 47 PP, 4 Perpres dan  sejumlah Peraturan Menteri yang harus dikebut,” ungkap Bima Arya kemarin.

PR tersebut, lanjut Bima, harus segera diselesaikan karena pemerintah daerah membutuhkan kejelasan mengenai aturan teknisnya.

“Misalnya struktur organisasi DPMPTSP, aturan teknis insentif dari pusat bagi derah yg mengalami penurunan penerimaan retribusi daerah akibat UU Ciptaker, aturan pemberlakuan pajak atas program strategis nasional,” kata Bima.

Terkait OSS, Kementerian Investasi harus bisa menjadi integrator dari berbagai aplikasi lintas kementerian yang masih berjalan.

“Muncul pertanyaan besar mengenai alur dan integrasi antar sistem. Belum lagi akselerasi digitalisasi tata ruang daerah,” jelasnya.

Menurutnya, kunci investasi adalah memastikan kesesuaian antara RDTR dan kajian lingkungan hidup strategis. Bagaimana mungkin kemudian KKPR (Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang) bisa terbit ketika revisi RTRW terhambat dan sebagian besar daerah masih kesulitan digitalisasi.

“Kementerian harus memahami realiti di daerah. Tidak mudah melakukan digitalisasi ketika ahli planologi dan GIS langka di daerah,” tandasnya.

Ditempat yang sama Wali Kota Semarang yang juga Wakil Ketua APEKSI Bidang Pembangunan dan Kerjasama Hendrar Prihadi menilai bahwa UU Cipta Kerja ini didesain dengan asumsi kondisi normal.

“Padahal saat ini efek pandemi luar biasa. Pemerintah sudah semestinya menyesuaikan dengan kondisi yang ada,  dan tidak memaksakan dengan target kondisi biasa,” terang Hendrar.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyoroti terkait sertifikat layak fungsi yang menimbulkan birokrasi dan ‘ongkos’ baru. Pusat juga harus berkoordinasi dengan daerah untuk memverifikasi izin-izin yang sudah dikeluarkan.

“Ada kasus IMB-nya kontrakan, malah dikasih izin hotel sama pemerintah pusat. Dan ada temuan menjadi tempat prostitusi. Sudah kami sidak, sudah kami tutup,” kata Arief.

Dalam dialog tersebut juga turut ditampung sejumlah masukan dari berbagai Wali Kota, seperti Tarakan, Denpasar, Gorontalo, Singkawang, Aceh, Palopo dan daerah lainnya.

Para wali kota pun menyepakati untuk melakukan pemetaan, pendataan semua masalah di daerah terkait dengan implementasi UU Cipta Kerja untuk kemudian dikoordinasikan dengan kementerian terkait. (*)

Tags: ApeksiBima Aryakawal pemulihan ekonomiPandemi Covid-19Wali Kota Bogor

Related Posts

Mixue Group
EKBIS

Mixue Tutup 89 Gerai di Luar China, Fokus Perkuat Operasional

4 September 2026
Babah Alun
EKBIS

Babah Alun Rancang Tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda Terhubung hingga Caringin

6 Agustus 2026
Harga emas
EKBIS

Harga Emas Antam Turun Lagi, Buyback Susut Rp 8.000 per Gram

20 Juli 2026
Peternak Ayam
BOGOR RAYA

Biaya Pakan Tinggi, Peternak Ayam di Bogor Pilih Istirahat Produksi

4 Juli 2026
Harga daging ayam
BOGOR RAYA

Program MBG Libur, Harga Daging Ayam di Pasar Cibinong Turun

3 Juli 2026
MBG
EKBIS

BGN Kaji Pemanfaatan Kantin Sekolah untuk Program MBG

12 Juni 2026
Next Post
Pendapatan Pajak Hiburan Masih Minim

Pendapatan Pajak Hiburan Masih Minim

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

TP PKK Kota Bogor

Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

21 Oktober 2025
Polsek Tamansari Dalami Kasus Geng Motor Yang Sadis Melukai Warga

Polsek Tamansari Dalami Kasus Geng Motor Yang Sadis Melukai Warga

18 November 2023
Edukasi Satwa Hotel Safari Garden Tak Bikin Kantong Bolong 

Edukasi Satwa Hotel Safari Garden Tak Bikin Kantong Bolong 

11 November 2022
Polres Bogor Terjunkan 1.500 Personil Untuk Amankan Pemilu 2024

Polres Bogor Terjunkan 1.500 Personil Untuk Amankan Pemilu 2024

17 Oktober 2023

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In