• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Januari 17, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home EKBIS

Apeksi Siap Kawal Pemulihan Ekonomi Dampak Pandemi

Redaksi by Redaksi
5 Mei 2021
in EKBIS
0
Apeksi Siap Kawal Pemulihan Ekonomi Dampak Pandemi
59
SHARES
59
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) siap mengawal pemerintah dalam mewujudkan pemilihan ekonomi yang setahun belakangan ambruk karena dampak Pandemi covid-19.

Hal itu diungkapkan Bima Arya saat menggelar dialog nasional untuk pemulihan ekonomi dan investasi daerah dengan tajuk “Apa Kabar UU Cipta Kerja?”. Dialog secara daring ini diikuti sejumlah kepala daerah.

Ketua Dewan Pengurus APEKSI Bima Arya mengatakan, APEKSI siap mengawal target Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang positif melalui belanja daerah dan penguatan penanganan Covid-19 di daerah.

Namun, kata Bima, pertumbuhan ekonomi tersebut juga tergantung kepada implementasi dari Undang Undang Cipta Kerja.

BERITA LAINNYA

gamis  rompi lepas

Menjelang Ramadan, Gamis Rompi Lepas Mulai Diburu di Tanah Abang

11 Januari 2026
Peternak Kambing

Kisah Peternak Kambing dari Cijeruk, Yudi Bangun Azkya Farm Hingga Tembus Pasar Jakarta-Bekasi

4 Januari 2026
PHRI

Pelaku Usaha Patuh, PHRI Kota Bogor Persoalkan Tarif Royalti Musik

3 Januari 2026
UMP

Jakarta Nomor Satu UMP Jawa 2026, Jawa Barat Jadi yang Terendah

29 Desember 2025

Politisi PAN itu melihat Menteri Bahlil (Menteri Investasi Bahlil Lahadalia) punya banyak pekerjaan rumah (PR). Dia berpendapat ada fenomena tsunami regulasi.

“Yaitu produk aturan turunan dari UU Ciptaker yang harus dipercepat. Ada 47 PP, 4 Perpres dan  sejumlah Peraturan Menteri yang harus dikebut,” ungkap Bima Arya kemarin.

PR tersebut, lanjut Bima, harus segera diselesaikan karena pemerintah daerah membutuhkan kejelasan mengenai aturan teknisnya.

“Misalnya struktur organisasi DPMPTSP, aturan teknis insentif dari pusat bagi derah yg mengalami penurunan penerimaan retribusi daerah akibat UU Ciptaker, aturan pemberlakuan pajak atas program strategis nasional,” kata Bima.

Terkait OSS, Kementerian Investasi harus bisa menjadi integrator dari berbagai aplikasi lintas kementerian yang masih berjalan.

“Muncul pertanyaan besar mengenai alur dan integrasi antar sistem. Belum lagi akselerasi digitalisasi tata ruang daerah,” jelasnya.

Menurutnya, kunci investasi adalah memastikan kesesuaian antara RDTR dan kajian lingkungan hidup strategis. Bagaimana mungkin kemudian KKPR (Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang) bisa terbit ketika revisi RTRW terhambat dan sebagian besar daerah masih kesulitan digitalisasi.

“Kementerian harus memahami realiti di daerah. Tidak mudah melakukan digitalisasi ketika ahli planologi dan GIS langka di daerah,” tandasnya.

Ditempat yang sama Wali Kota Semarang yang juga Wakil Ketua APEKSI Bidang Pembangunan dan Kerjasama Hendrar Prihadi menilai bahwa UU Cipta Kerja ini didesain dengan asumsi kondisi normal.

“Padahal saat ini efek pandemi luar biasa. Pemerintah sudah semestinya menyesuaikan dengan kondisi yang ada,  dan tidak memaksakan dengan target kondisi biasa,” terang Hendrar.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyoroti terkait sertifikat layak fungsi yang menimbulkan birokrasi dan ‘ongkos’ baru. Pusat juga harus berkoordinasi dengan daerah untuk memverifikasi izin-izin yang sudah dikeluarkan.

“Ada kasus IMB-nya kontrakan, malah dikasih izin hotel sama pemerintah pusat. Dan ada temuan menjadi tempat prostitusi. Sudah kami sidak, sudah kami tutup,” kata Arief.

Dalam dialog tersebut juga turut ditampung sejumlah masukan dari berbagai Wali Kota, seperti Tarakan, Denpasar, Gorontalo, Singkawang, Aceh, Palopo dan daerah lainnya.

Para wali kota pun menyepakati untuk melakukan pemetaan, pendataan semua masalah di daerah terkait dengan implementasi UU Cipta Kerja untuk kemudian dikoordinasikan dengan kementerian terkait. (*)

Tags: ApeksiBima Aryakawal pemulihan ekonomiPandemi Covid-19Wali Kota Bogor

Related Posts

gamis  rompi lepas
EKBIS

Menjelang Ramadan, Gamis Rompi Lepas Mulai Diburu di Tanah Abang

11 Januari 2026
Peternak Kambing
BOGOR RAYA

Kisah Peternak Kambing dari Cijeruk, Yudi Bangun Azkya Farm Hingga Tembus Pasar Jakarta-Bekasi

4 Januari 2026
PHRI
BOGOR RAYA

Pelaku Usaha Patuh, PHRI Kota Bogor Persoalkan Tarif Royalti Musik

3 Januari 2026
UMP
EKBIS

Jakarta Nomor Satu UMP Jawa 2026, Jawa Barat Jadi yang Terendah

29 Desember 2025
Harga Cabai
BOGOR RAYA

Jelang Tahun Baru 2026, Harga Cabai di Kota Bogor Makin Pedas

27 Desember 2025
izin perumahan
BOGOR RAYA

Moratorium Izin Perumahan Diperluas ke Seluruh Jawa Barat, Kota Bogor Mulai Siapkan Tindak Lanjut

16 Desember 2025
Next Post
Pendapatan Pajak Hiburan Masih Minim

Pendapatan Pajak Hiburan Masih Minim

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024

DARI REDAKSI

benda mencurigakan

Benda Mencurigakan di Depan Gereja di Bandung Ternyata Batang Kayu

20 Desember 2025
SPBU

Sempat Hentikan Layanan, Shell Umumkan SPBU Kembali Beroperasi

7 Desember 2025
dua medali emas

Start Gemilang Kabupaten Bogor dengan Dua Emas Taekwondo di Popda XIV Jabar

23 September 2025
iQOO Z7 5G

Ponsel Rp4 Jutaan Ini Punya Kamera Sejernih DSLR? Cek iQOO Z7 5G

26 Juli 2025

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In