BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Satu unit mesin ATM BCA yang berada di dalam gerai Indomaret Prumpung, Jalan Raya Pembangunan, Desa Gunungsindur, Kabupaten Bogor, dibobol kawanan maling, Selasa (23/6/2026) dini hari. Pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga orang tersebut diduga kuat melancarkan aksinya menggunakan alat las karbit setelah berhasil masuk dengan cara merusak atap bangunan.
Aksi pembobolan ini pertama kali terdeteksi melalui sistem alarm keamanan yang terhubung secara daring ke telepon genggam petugas toko dan kantor pusat.
Chief of Store Indomaret Prumpung, Sugiat, mengungkapkan bahwa sekitar pukul 02.16 WIB, sistem mendeteksi adanya kondisi tidak normal di dalam toko.
“Informasi awal yang diterima menunjukkan adanya asap yang sempat diduga sebagai tanda kebakaran,” kata Sugiat, Selasa (23/6/2026). Asap tersebut diduga kuat berasal dari aktivitas pelaku yang sedang mengelas mesin ATM.
Pada waktu yang hampir bersamaan, alarm keamanan pada mesin ATM BCA juga dilaporkan langsung terhubung ke pihak bank. Beberapa menit berselang, sekitar pukul 02.30 WIB, seorang warga menghubungi Sugiat untuk memberitahukan adanya kondisi mencurigakan di depan gerai.
Mendapat laporan tersebut, Sugiat yang memegang kunci toko segera menuju lokasi. Setibanya di sana, ia mendapati toko telah dibobol. Berdasarkan pengamatan awal di tempat kejadian, pelaku diduga masuk melalui atap bangunan yang dirusak, lalu menggunakan las karbit untuk membongkar mesin ATM BCA yang menjadi target utama.
Hingga pemeriksaan awal dilakukan, belum ditemukan adanya barang dagangan milik Indomaret yang hilang. Pihak pengelola toko masih terus melakukan pendataan untuk memastikan kemungkinan adanya kerugian lain.
Sementara itu, Kapolsek Gunungsindur, Kompol Budi Santoso, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Personel Polsek Gunungsindur bersama jajaran Polres Bogor telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Menurut Budi, pihak pengelola Indomaret saat ini masih melakukan pendataan internal, sehingga belum menyampaikan laporan resmi mengenai total kerugian akibat insiden ini. Kasus tersebut kini ditangani oleh pihak kepolisian yang terus mengumpulkan barang bukti serta menelusuri identitas para pelaku.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post