• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Agustus 8, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Konflik Agraria di Sukajaya Memanas, Warga Minta BPN Evaluasi HGB dan Pemkab Segera Mediasi

Redaksi by Redaksi
8 Agustus 2026
in BOGOR RAYA
0
Konflik agraria

Warga membentangkan spanduk saat aksi penolakan dugaan penguasaan lahan di Sukajaya, Kabupaten Bogor. Konflik agraria di wilayah tersebut dinilai mencerminkan benturan kepentingan ekonomi dan ketimpangan penguasaan tanah di perdesaan. Foto : Dok. Instagram @sukajayamelawan

31
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Tamansari – Konflik agraria di Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, kembali memanas. Sejumlah warga yang tergabung dalam kelompok tani menyampaikan tuntutan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum menyusul bentrokan yang terjadi pada Kamis (6/8/2026).

Salah seorang perwakilan warga Sukajaya, Asep Suryana, mengatakan situasi di lapangan menunjukkan persoalan agraria di wilayah tersebut semakin serius. Menurutnya, aktivitas yang dilakukan PT Prima Mustika Candra (PT PMC) berlangsung di tengah masih adanya perbedaan pandangan mengenai legalitas lahan serta dokumen perizinan yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan.

“Situasi kemarin menunjukkan persoalan ini sudah semakin serius. Aktivitas PT PMC berlangsung secara sepihak, sementara dokumen lingkungan dan perizinan terkait penggunaan alat berat perlu dipertanyakan dan diverifikasi,” kata Asep.

Asep mengaku dalam peristiwa tersebut terjadi kerusakan pada area sungai, pepohonan, dan lahan pertanian. Ia juga menyebut sejumlah petani diduga mengalami intimidasi dan pengeroyokan saat mempertahankan lahan garapan mereka.

BERITA LAINNYA

Konflik Agraria Sukajaya, Komnas HAM Minta PT PMC Hentikan Aktivitas

Konflik Agraria Sukajaya, Komnas HAM Minta PT PMC Hentikan Aktivitas

8 Agustus 2026
bentrokan

Polisi Perketat Pengamanan Usai Warga Bentrok dengan PT PMC

8 Agustus 2026
Bupati Bogor Cup 2026

Trek Terjal Malasari Jadi Magnet Balap Sepeda Bupati Bogor Cup 2026

8 Agustus 2026
keracunan

SPPG Dramaga Disuspend Setelah 29 Orang Diduga Keracunan Menu MBG

8 Agustus 2026

“Petani juga menghadapi dugaan intimidasi dan pengeroyokan, termasuk yang saya alami sendiri,” ujarnya, Jumat 7 Agustus 2026.

Menurut Asep, sejak 3 Agustus 2026 PT PMC telah berupaya melakukan aktivitas di lahan yang selama ini digarap masyarakat. Ia mengklaim pada 6 Agustus perusahaan kembali mengerahkan alat berat yang dikawal ratusan orang yang diduga merupakan kelompok sipil. Dalam insiden tersebut, menurutnya, sedikitnya dua petani mengalami luka serius akibat bentrokan.

Asep juga menilai aparat keamanan di lokasi belum bertindak tegas menghentikan konflik saat situasi memanas. Di sisi lain, ia menyatakan kelompok tani yang mengelola lahan tersebut merasa memiliki legitimasi karena telah lama menggarap lahan dan pernah memperoleh dukungan dari berbagai program pemerintah.

Atas peristiwa tersebut, warga menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta Kepolisian dan TNI menghentikan aktivitas penggusuran yang dilakukan PT PMC, menarik alat berat dari lokasi, serta mengusut dugaan tindak kekerasan terhadap masyarakat.

Selain itu, warga meminta Kementerian ATR/BPN mengevaluasi status penguasaan tanah oleh perusahaan, termasuk mempertimbangkan pembatalan perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) apabila ditemukan pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Warga juga mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Kantor Pertanahan segera memfasilitasi penyelesaian konflik agraria melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, termasuk upaya pemulihan hak-hak masyarakat apabila terbukti memiliki dasar hukum.

Sementara itu, perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Nabil, mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan dan pendampingan hukum terhadap masyarakat yang terdampak konflik tersebut. Menurutnya, LBH Jakarta juga berkoordinasi dengan berbagai jaringan masyarakat sipil untuk memastikan perlindungan hak-hak warga.

“Kami melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap masyarakat serta berkoordinasi dengan jaringan yang ada di wilayah ini. Kami juga ingin mendorong agar hak asasi masyarakat dalam pelaksanaan reforma agraria dapat benar-benar terwujud,” ujar Nabil.

Reporter : Resha Bunai

Editor      : Muttaqien

Tags: Konflik agrariaPT PMCSukajaya

Related Posts

Konflik Agraria Sukajaya, Komnas HAM Minta PT PMC Hentikan Aktivitas
BOGOR RAYA

Konflik Agraria Sukajaya, Komnas HAM Minta PT PMC Hentikan Aktivitas

8 Agustus 2026
bentrokan
BOGOR RAYA

Polisi Perketat Pengamanan Usai Warga Bentrok dengan PT PMC

8 Agustus 2026
Bupati Bogor Cup 2026
BOGOR RAYA

Trek Terjal Malasari Jadi Magnet Balap Sepeda Bupati Bogor Cup 2026

8 Agustus 2026
keracunan
BOGOR RAYA

SPPG Dramaga Disuspend Setelah 29 Orang Diduga Keracunan Menu MBG

8 Agustus 2026
gempa
BOGOR RAYA

Gempa Dangkal M3,2 Guncang Bogor, Terasa di Dua Kecamatan

8 Agustus 2026
Bentrokan Lahan di Sukajaya Bogor: 16 Warga Luka, Alat Berat Diduga Terobos Kebun Petani
BOGOR RAYA

Bentrokan Lahan di Sukajaya Bogor: 16 Warga Luka, Alat Berat Diduga Terobos Kebun Petani

7 Agustus 2026

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Agus Salim Dorong Disdik Segera Rehab 23 Sekolah di Babakan Madang

Agus Salim Dorong Disdik Segera Rehab 23 Sekolah di Babakan Madang

20 Februari 2026
DiskopUKMDagin – Hiswana Migas Teken MoU Pengendalian Distribusi Gas Lpg 3 Kg Untuk Tekan Inflasi

DiskopUKMDagin – Hiswana Migas Teken MoU Pengendalian Distribusi Gas Lpg 3 Kg Untuk Tekan Inflasi

18 September 2023
Rendang, Makanan Khas Minangkabau yang Kaya Rasa

Rendang, Makanan Khas Minangkabau yang Kaya Rasa

18 April 2023
Keren! Bus BTS Bakal Mengaspal ke Jalur Puncak

Keren! Bus BTS Bakal Mengaspal ke Jalur Puncak

4 Januari 2024

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In