BogorOne.co.id | Tasikmalaya – Banjir melanda Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (21/5/2025), setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam sebelumnya. Akibat banjir, sebanyak 1.011 rumah warga terendam, satu warga lanjut usia dilaporkan meninggal dunia, dan ribuan jiwa terdampak.
Camat Sukaresik, Asep Nurcahyo, menjelaskan banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang. Ketinggian air mencapai hingga dua meter dan turut merendam 53 hektare sawah serta 36 hektare kebun milik warga.
“Banjir ini merupakan kejadian berulang setiap kali hujan deras turun terus-menerus. Tercatat sebanyak 4.122 jiwa terdampak, dengan rumah, kebun, dan lahan pertanian mereka ikut terendam,” ujar Asep, Kamis (22/5/2025).
Banjir juga menyebabkan korban jiwa. Seorang warga bernama Siti Aminah (75), warga Desa Sukaratu, meninggal dunia setelah diduga terpeleset dan terseret arus saat mencari ikan di tengah banjir.
“Iya benar, korban sempat terpeleset dan terbawa arus saat mencari ikan. Saat kami monitoring, korban ditemukan sudah tidak bernyawa,” kata Asep.
Sejumlah warga memilih mengungsi ke posko darurat yang telah disiapkan pemerintah, sementara sebagian lainnya menginap sementara di rumah kerabat.
“Saat ini baru tersedia satu posko pengungsian. Sebagian warga memilih tinggal bersama keluarganya,” tambahnya.
Selain merendam permukiman warga, banjir juga merusak sejumlah fasilitas umum seperti masjid dan sekolah. Meskipun pengerukan sungai telah dilakukan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), luapan air kiriman dari hulu tetap tidak dapat dibendung.
























Discussion about this post