BogorOne.co.id | Tamansari – Balad Barisan Benteng Bogor Raya Padjadjaran (BBRP) bahu membahu dalam membangun mushola di wilayah zona 4 di Kampung Sukajaya RT 02/02, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum BBRP Yakni Faiz, Sekretaris Jendral (Sekjend) BBRP Angga Satria, Kabid Kaderisasi Romen, Penasehat Hafiez (Ki Wulung).
Turut hadir Ketua DPC BBRP Kabupaten Bogor Arsid serta jajaran Ketua DPC Kota Bogor dan secara langsung memberikan bantuan tersebut dengan misi organisasi BBRP yakni “Duduluran”
Sekjen BBRP Angga Satria mengatakan, menginjak usia 11 tahun, badai perahu ditubuh ormas BBRP selalu ada, namun selalu diberi penguatan penguatan kepada kader BBRP baik dari tingkat DPP hingga Ranting.
Menurut dia, pembangunan mushola itu turut serta didalam masyarakat dan kebetulan didalam masyarakat itu pengurus dari pada BBRP.
Jadi kata dia, BBRP bukan kepengen numpang keren, tetapi memang sinergi dengan masyarakat dibuktikan. Anggaran pembangunan itu sendiri murni swadaya balad balad.
“Kita bikin satu monumental yang nanti bisa menjadi kebanggaan bersama,” ungkap Angga Satria kepada BogorOne, Jumat 31 Maret 2023.
Ia menjelaskan, untuk nama mushola sudah mengusulkan memakai nama Jami Al-balad. Artinya, balad itu bukan berarti balad BBRP saja tetapi, bagaimana negeri ini bahu membahu bersama dengan masyarakat dan terwujud.
“Program ini kita akan lakukan terus, kita berikan contoh terlebih dahulu, nanti insya Allah yang lain mengikuti. Bukan hanya tempat ibadah, mungkin MCK dan lainnya,” ucap Angga.
Menurutnya, untuk di kota karena memang kita mau membangun sekolah yang putus sekolah, jadi beda segmen nya. “Jadi mushola yang sudah mau jadi, kita dahulukan mushola. Di Kota nanti ada lagi yang sistem kebudayaan dan pendidikan,” ungkapnya.
Kalo yang sudah jalan ini setiap ranting dan zonanya masing masing, tapi kalo bulan puasa ini karena melihat tidak ada kegiatan kami dari DPP berinisiatif untuk mendorong lagi supaya dorongan itu sampai kepada haknya.
“Kata dia, sekaligus simbolis juga, sebetulnya nya hari ini tanggal 09 Ramadhan ini, kalo tanggalan hijriah dan tanggalan Masehi itu berbeda,” tuturnya.
Jika mengingat lagi tanggal Masehi kepada 80 tahun yang lalu pernah terjadi peristiwa besar di bangsa ini yaitu di diproklamirkannya 17 Agustus oleh proklamator tentang kemerdekaan bangsa Indonesia.
Jadi mensyafaati hari itu, hari ini Jum’at Legi tanggal 09 Ramadhan, pihaknya melakukan hal yang sama sekaligus mentasyakuri atas berdirinya Negera Republik Indonesia ini walaupun sudah jarang banget orang mengingat kesini.
“Tapi BBRP akan konsisten mengingat sejarah, menjaga sejarah sekaligus melestarikan sejahtera karena itu sudah moto nya kita (BBRP),” pungkasnya. (Yud)
























Discussion about this post