• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Januari 17, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Bogor Mengaji, Membimbing Warga Bisa Baca Al-Quran

Redaksi by Redaksi
25 Juni 2021
in ADVERTORIAL, BOGOR RAYA, PEMERINTAHAN
0
Bogor Mengaji, Membimbing Warga Bisa Baca Al-Quran
89
SHARES
89
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Adalah kenyataan, masih banyak muslim yang belum mengenal huruf hijaiyah sehingga belum bisa membaca Al Quran. Untuk membantu mereka mampu baca Al Quran, Pemerintah Kota Bogor mengemas program Bogor Mengaji. Program ini digelar serentak di 68 kelurahan dan menyasar 2.000 orang pralansia sebagai peserta.

Menurut Kabag Kesejahteraan Masyarakat, Setda Kota Bogor, Asep Kartiwa, gerakan ini sementara masih bersifat swadaya masyarakat sehingga tidak menggunakan APBD. Menurutnya, program ini merupakan gerakan masyarakat yang diinisiasi jajaran pimpinan pemkot. Oleh karenanya, “Kalau ada yang ingin berinfaq dan shodaqoh membantu program Bogor Mengaji bisa disalurkan melalui Baznas Kota Bogor,” katanya.

Dalam kaitan itulah beberapa waktu yang lalu, KORPRI Kota Bogor membantu program ini dengan menyalurkan bantuan kepada Baznas Kota Bogor,. “Korpri memiliki peran dan tanggung jawab untuk mengarahkan seluruh anggota dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan serta pengabdian masyarakat dalam berbagai bidang,” unkap Dody Ahdiat, Ketua Dewan Pengurus Korpri Kota Bogor. Pada kesempatan yang sama, Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah juga menyalurkan zakat mal untuk mendukung Bogor Mengaji.

BERITA LAINNYA

rusa

Rusa Lepas Berkeliaran di Bogor, Damkar Turun Tangan

17 Januari 2026
pengendara motor tewas

Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Citeureup Bogor

17 Januari 2026
Bendung Katulampa

Debit Air Bendung Katulampa Normal di Tengah Hujan Gerimis Bogor

17 Januari 2026
puncak

Sistem Satu Arah Disetop, Kemacetan di Puncak Meluas

17 Januari 2026

Di dalam pelaksanaannya, di setiap kelurahan dibuat dua kelas belajar. Masing-masing kelas terdiri dari 15 orang untuk laki-laki dan perempuan dengan sasaran utama pralansia yang akan dilaksanakan selama 6 bulan.“Untuk waktu pelaksanaannya diserahkan ke wilayah masing-masing,” lanjut Asep seraya menjelaskan pralansia sebagai sasaran program ini. Menurutnya pengajian bagi anak-anak masih banyak tempat dan pilihan. Tapi tidak demikian untuk pralansia atau para lansia, sehingga ia berharap melalui program ini para pralansia dan lansia di Kota Bogor bisa lebih semangat lagi belajar Al-Quran.

Lalu seperti apa yang terjadi di masyarakat? Berdasarkan pengamatan Camat Tanah Sareal, Sahib Khan, di beberapa kelurahan yang masuk wilayahnya, warga antusias mengikuti program ini. Sekitar 80% dari target peserta sudah tercapai untuk belajar 2 kali pertemuan dalam sebulan. Para pengajar pun sudah melaksanakan tugasnya.

Antusiasme khususnya ditunjukan para ibu-ibu. Sedangkan di kalangan bapak-bapak “Masih slow response,” katanya. Sahib menilai, bahwa program ini terkendala oleh minat para bapak yang tampaknya masih enggan mengikuti kegiatan belajar mengaji. Padahal, “Saya yakin masih ada diantara bapak-bapak yang belum bisa membaca Al Quran tapi dengan berbagai hambatan mereka masih enggan ikut program ini,” tuturnya.

 

Sahib menduga, para bapak kesulitan ikut program ini karena juga masalah waktu, sehingga perlu ditawarkan waktu yang pas bagi mereka. Tetapi juga ada kemungkinan diantara mereka masih malu untuk ikut belajar.

Untuk mengatasi hambatan itu, maka menarik apa yang terjadi di Masjid Al Madinah, Perumahan Mutiara Bogor Raya, Katulampa. Di masjid ini justru program belajar mengaji diawali oleh peserta yang semuanya kaum bapak. Awalnya di masjid ini kegiatan belajar mengaji diselenggarakan pengurus DKM untuk peserta anak-anak. Belakangan anak-anak itu diminta untuk mengajak bapak-bapak nya ikut belajar. Lambat laun beberapa orang bapak mulai tergerak untuk ikut belajar yang dibimbing imam masjid.

“Sebelum pandemi, kami para bapak mulai terbiasa kumpul di masjid, belajar membaca Al Quran bada Subuh dilanjut sarapan pagi dan olahraga bersama, alhamdulilah banyak yang tertarik,” ungkap Adi, Ketua DKM Al Madinah.

Selain itu, beberapa pengurus melakukan pendekatan pribadi untuk mengajak warga lainnya ikut belajar. Sekarang memang sudah tidak bisa lagi sarapan dan olah raga bersama, tetapi kegiatan belajarnya tetap berlanjut. Sejak bergulir pada tahun 2016, sekarang ada sekitar 40 warga yang aktif ikut belajar.

Sekitar 10 orang diantaranya tergolong sudah mampu baca Al Quran dengan baik dan benar. “Kepada mereka kami menawarkan untuk nantinya bergantian menjadi imam shalat,” lanjutnya.

Sedangkan bagi pemula disediakan kelas khusus dan kini ada sekitar 10 orang pesertanya. Kegiatan ini berlangsung secara swadaya. Pengurus DKM hanya mengeluarkan Rp 600 ribu per bulan untuk mendukung kegiatan dan selebihnya merupakan infaq dan sedekah para peserta.

 

Dengan adanya program Bogor Mengaji, kini giliran kaum ibu yang tergerak aktif. “Alhamdulillah pesertanya mencapai target, bahkan ada sekitar 10 orang yang masuk waiting list,” kata Adi.

Kepada mereka rencananya akan dibantu melalui program mandiri yang dikelola DKM. Kelas ibu-ibu ini direncanakan akan tetap berlanjut, kendati pun program Bogor Mengaji nanti sudahselesai. “ Tapi saya berharap Bogor Mengaji bisa terus berlanjut karena pengajarnya berkualitas dan metode yang dipakai juga bagus,” katanya.

Harapan yang sama disampaikan oleh Sahib. Bahkan ia mengusulkan agar program ini didukung APBD, karena program ini merupakan stimulan supaya warga kelak bergerak secara mandiri. “Kedepan program ini juga perlu didukung dengan melibatkan pesantren atau lembaga dakwah dalam hal pengadaan pengajarnya atau pelayanan belajar privat bagi mereka yang memerlukan,” katanya.

Ia yakin banyak pihak yang memiliki sumberdaya memadai untuk membantu dan mendukung gerakan mengajak warga mau belajar baca Al Quran.

Lebih anjut Sahib mengingatkan, “Ini gerakan amal jariyah, sehingga selayaknya didukung oleh siapapun agar kedepan tidak ada lagi kaum muslim yang tidak bisa baca Al Quran.” Di ranah ini, segala sesuatunya memang tidak bisa ditangani sendiri oleh pemerintah. Maka mari beramal dengan mendukung Bogor Mengaji berjalan sukses! (Advertorial)

Tags: Asep KartiwaBogor MengajiDody AhdiatKota BogorMembimbing Warga Bisa Baca Al-QuranPemkot BogorSahib Khan

Related Posts

rusa
BOGOR RAYA

Rusa Lepas Berkeliaran di Bogor, Damkar Turun Tangan

17 Januari 2026
pengendara motor tewas
BOGOR RAYA

Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Citeureup Bogor

17 Januari 2026
Bendung Katulampa
BOGOR RAYA

Debit Air Bendung Katulampa Normal di Tengah Hujan Gerimis Bogor

17 Januari 2026
puncak
BOGOR RAYA

Sistem Satu Arah Disetop, Kemacetan di Puncak Meluas

17 Januari 2026
Pemkab Bogor Fokus Bina Persikabo U-15 dan U-17 Pasca Degradasi Tim Senior
BOGOR RAYA

Pemkab Bogor Fokus Bina Persikabo U-15 dan U-17 Pasca Degradasi Tim Senior

16 Januari 2026
senjata tajam
BOGOR RAYA

Bawa Senjata Tajam, Seorang Pemuda Diamankan Polisi di GOR Pajajaran

16 Januari 2026
Next Post
DPRD Minta Ada Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

DPRD Minta Ada Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024

DARI REDAKSI

Wow! Peserta Vaksinasi ke Sejuta Dihadiahi Merchandise

Wow! Peserta Vaksinasi ke Sejuta Dihadiahi Merchandise

20 Agustus 2021
Tersebar Spanduk Firli Bahuri Maju di Pilpres 2024 di Bogor, Ini Kata Warga

Tersebar Spanduk Firli Bahuri Maju di Pilpres 2024 di Bogor, Ini Kata Warga

1 Februari 2022
Tongseng Assalam

Warung Tongseng Assalam Bogor, Hadirkan Rasa Nostalgia

25 Juli 2025
underpass Kebon Pedes

Pembangunan Underpass Kebon Pedes Butuh Dana Rp100 Miliar

18 Agustus 2025

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In