BogorOne.co.id | Kota Bogor – Setelah lima hari tidak membuahkan hasil, akhirnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menghentikan pencarian jasad Muhamad Syawalu Fajrin yang diduga terpeleset dan tenggelam di sungai Ciliwung, Rabu (10/02/21)
Muhamad Syawalu Fajrin adalah bocah berusia 9 tahun anak dari pasangan Anggi dan Ine asal Kampung Sukamulya RT 06 RW 03, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur.
Pencarian sudah berjalan selama lima hari dibantu oleh tim SAR gabungan mulai dari Kota Bogor sampai Jakarta. Namun sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), pencarian pun dihentikan.
Kepala BPBD Kota Bogor, Priyatna Syamsah mengatakan, sampai hari terakhir pencarian Minggu (15/02/21) kemarin, korban masih belum ditemukan.
“Benar, secara Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) kita tutup. Tetapi para potensi SAR masih berlanjut pencariannya,” ucapnya, Senin (15/02/21).
Sementara itu, Danru BPBD Kota Bogor, Maruli Sinambela menambahkan, meskipun secara puskodal telah ditutup namun tim dan relawan masih melakukan pencarian secara visual.
“Pencarian secara visual kita lakukan dari titik awal kembali dan diperkuat di titik yang mencurigakan,” katanya.
Terkait dengan informasi korban sudah ditemukan di sekitar Jakarta, Maruli mengaku belum dapat dipastikan. “Belum A1 temuannya,” tegas Marulli. (Pik)























Discussion about this post