BogorOne.co.id – Direktur olahraga timnas Italia, Gianluigi Buffon, menilai kegagalan Azzurri di Kualifikasi Piala Dunia 2026 merupakan buah dari kesalahan yang terjadi sejak 20 tahun silam. Menurutnya, krisis performa saat ini tak lepas dari fondasi sepak bola Italia yang tidak diperbarui sejak era keemasan awal 2000-an.
Gli Azzurri harus menelan kekalahan telak 1-4 saat menjamu Norwegia di Stadio San Siro pada laga terakhir fase kualifikasi, Senin 17 November 2024 dini hari WIB. Hasil tersebut memaksa Italia menjalani babak playoff untuk memperebutkan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.
Playoff akan digelar pada Maret 2026. Tim asuhan Gennaro Gattuso telah mengetahui calon lawannya, yakni Irlandia Utara serta salah satu dari Wales atau Bosnia & Herzegovina.
Buffon, yang kini menjabat sebagai kepala delegasi sekaligus direktur olahraga tim nasional, mengungkapkan refleksinya kepada La Gazzetta dello Sport. Mantan kiper yang membawa Italia juara dunia 2006 itu menyebut masalah yang dihadapi tim saat ini sudah muncul sejak dua dekade lalu.
“Kita hidup di masa transisi dan belum tahu jalan mana yang harus diambil. Kita juga menanggung akibat kesalahan masa lalu,” ujar Buffon.
“Hasil hari ini bermula dua puluh tahun yang lalu, ketika kita mengandalkan kekuatan pada Buffon, Cannavaro, Totti. Kita pikir kita akan abadi karena anugerah yang kita terima,” lanjutnya.
“Bahkan saat itu kita seharusnya memikirkan ulang model teknis dan taktis, tetapi kita hanyalah jangkrik.”
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post